Usai Diberitakan Dugaan Jual Beli Proyek, Wabup Mabar Langsung Perintahkan Kadis PKO Segera Lakukan Monitoring

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr.Yulianus Weng, M.Kes (foto//Redaksi Flobamor.com)

Labuan Bajo, Flobamor.com — Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, bergerak cepat menindaklanjuti pemberitaan Flobamor.com terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan sekolah di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Sebelumnya, Flobamor.com menurunkan laporan investigatif bertajuk “Skandal Proyek di Manggarai Barat! Kontraktor Spesialis Masalah Kuasai 8 Paket Proyek, Material Oplosan dan Dugaan Jual Beli Proyek Terbongkar.”
Laporan tersebut mengungkap adanya indikasi permainan dan penyimpangan dalam proyek-proyek yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Manggarai Barat.

Menanggapi hal itu, Wabup Weng langsung memerintahkan Kepala Dinas PKO, Yohanes Hani, untuk segera turun ke lapangan guna melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh proyek sekolah yang sedang berjalan.

BACA JUGA:  Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

“Saya sudah perintahkan Kadis PKO untuk segera cek di lapangan, apakah benar pekerjaan di beberapa proyek tidak sesuai RAB atau mengalami keterlambatan,”
tegas Wabup Weng kepada Flobamor.com di ruang kerjanya, Selasa (11/11/2025).

Weng menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentolerir jika terbukti ada pelanggaran dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggaran negara.

“Kalau benar ada penyimpangan atau permainan proyek pendidikan, tentu akan kita tindak sesuai aturan. Pemerintah tidak boleh tutup mata,” ujarnya tegas.

Menurutnya, sektor pendidikan merupakan prioritas utama yang menyangkut masa depan generasi muda. Karena itu, semua proyek fisik pendidikan harus dikerjakan secara bertanggung jawab dan transparan.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman media yang sudah menyampaikan informasi ini. Setelah membaca berita itu, saya langsung memanggil Kadis PKO sekitar pukul 10.00 pagi. Saya tunjukkan berita yang dikirim wartawan dan minta beliau segera turun ke lapangan,” jelas Weng.

BACA JUGA:  Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Ia juga memerintahkan agar setiap proyek direhabilitasi sekolah dicek secara menyeluruh, terutama mengingat waktu kontrak pengerjaan akan segera berakhir.

“Cek semua paket. Ini sudah bulan November, jangan sampai pekerjaan rehap sekolah tidak dikerjakan atau sudah mulai tapi macet di tengah jalan. Kalau perlu, kontak langsung kepala sekolah untuk menanyakan pekerjaan di lokasi proyek,” pintanya

Wabup Weng pun menyoroti isu adanya satu orang kontraktor yang diduga menguasai hingga delapan paket proyek sekaligus.

“Kalau benar ada satu orang yang dapat delapan paket proyek, itu juga harus dicek. Tidak boleh seperti itu,” katanya.

Ketika disinggung mengenai dugaan jual beli proyek, Weng menegaskan bahwa dirinya akan mengambil langkah tegas jika hal tersebut terbukti.

BACA JUGA:  Dijanjikan Pasang Meteran Listrik, 29 Warga Desa Watu Baru Ditipu PT Telaga Ende, Rp34,5 Juta Raib

“Nanti saya cek datanya. Kalau itu benar, saya akan ambil tindakan tegas,” katanya dengan tegas.

Ia menambahkan, penggunaan bendera perusahaan lain dalam pelaksanaan proyek memang kadang terjadi, namun yang menjadi persoalan adalah ketika proyek dijual kembali hanya demi fee, tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan.

“Kalau ada yang dapat proyek lalu dijual ke orang lain, dia ambil fee dan tidak peduli apakah proyek itu selesai atau tidak, saya tidak setuju. Itu merusak sistem,” tandasnya.

Langkah cepat Wabup Weng ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam memastikan agar seluruh proyek pendidikan berjalan sesuai aturan, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi dunia pendidikan di daerah Manggarai Barat.

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!