Unika Ruteng Gelar Wisuda 1.304 Lulusan Sarjana dan Ahli Madya, Rektor Ajak Generasi Muda Jadi Penjaga Kebenaran di Era Post-Truth

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruteng, Flobamor.com Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng resmi mewisuda 1.304 lulusan program sarjana dan ahli madya, Sabtu (6/12/2025), dalam upacara akademik yang digelar di Aula Asumpta. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, sivitas akademika, serta keluarga wisudawan.

Rektor Unika Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Theol., dalam pidato akademiknya menyampaikan bahwa momentum wisuda tahun ini bukan hanya pengakuan atas capaian akademik, tetapi juga panggilan moral bagi para lulusan untuk menjadi agen perubahan di tengah tantangan era post-truth.

“Kita hidup di era ketika opini lebih cepat dipercaya daripada fakta. Karena itu, lulusan perguruan tinggi tidak boleh pasif terhadap informasi. Kalian harus menjadi pribadi yang kritis, inovatif, adaptif, dan berani memperjuangkan kebenaran,” tegasnya.

BACA JUGA:  KPK Turun Tangan, Respon Aduan Wabup Jember yang Laporkan Bupatinya Sendiri

Ia menambahkan bahwa gelar akademik yang diperoleh harus diiringi komitmen untuk menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.

Rektor Unika Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Theol. (foto/ist)

Profil Lulusan dari 12 Program Studi

Pada tahun akademik 2025, Unika Ruteng meluluskan mahasiswa dari 12 program studi, yakni:

• Pendidikan Teologi (52)

• Pendidikan Bahasa Inggris (139)

• Pendidikan Guru Sekolah Dasar (274)

• Pendidikan Matematika (40)

• Pendidikan Guru PAUD (90)

• Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (107)

• Keperawatan (193)

• Kebidanan (134)

• Agronomi (102)

• Sosial Ekonomi Pertanian (134)

• Peternakan (32)

• Teknik Sipil (7)

Program studi dengan lulusan terbanyak adalah PGSD, sedangkan Teknik Sipil memiliki lulusan paling sedikit pada tahun ini.

BACA JUGA:  Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Kepala LLDikti Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., M.Eng. (foto/ist)

LLDikti XV: “Saatnya Menciptakan Pekerjaan, Bukan Sekadar Mencari”

Hal senada disampaikan Kepala LLDikti Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., M.Eng., dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan UMKM.

“Wisuda hari ini harus menjadi awal kontribusi nyata. Ini bukan lagi era menunggu lowongan kerja, tetapi era menciptakan peluang kerja,” ujarnya.

Ia mengapresiasi peran Unika Ruteng yang selama ini menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan jumlah mahasiswa dan aktivitas akademik yang melibatkan masyarakat.

Ketua Yayasan Santu Paulus Ruteng, Romo Ledobaldus Roling Mujur. (Foto/ist)

Sambutan berikutnya dari Ketua Yayasan Santu Paulus Ruteng, Romo Ledobaldus Roling Mujur. Dia menyampaikan bahwa yayasan menargetkan akreditasi unggul pada tahun 2029, serta merencanakan pembangunan kampus kedua. Hingga 2025, jumlah mahasiswa Unika mencapai lebih dari 8.000 orang, dan untuk memenuhi tuntutan mutu pendidikan, yayasan telah mengirim 26 dosen melanjutkan studi doktoral di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Yogyakarta.

BACA JUGA:  Labuan Bajo Ramai Dikunjungi Wisatawan Tapi Hunian Hotel Menurun, Begini Respon BPOLBF

“Kami menargetkan 50 persen dosen Unika bergelar doktor pada tahun 2029. Upaya ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Manggarai Raya dan Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Momentum Awal Peran di Masyarakat

Wisuda tahun ini menjadi penanda akhir proses akademik sekaligus awal pengabdian profesional para lulusan di dunia kerja, pelayanan publik, wirausaha, dan ruang sosial masyarakat.

Dengan dikukuhkannya 1.304 lulusan tersebut, Unika Santu Paulus Ruteng menegaskan kembali komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang melahirkan sumber daya manusia berintegritas, kompeten, dan siap bersaing dalam menghadapi dinamika era global.

Berita Terkait

Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur
HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Gempa Susulan Mengguncang Flores NTT, BMKG Catat 235 Kali hingga Pukul 14.00 WIB
Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun
Keracunan MBG! Ratusan Murid dari 5 Sekolah di Karo Dilarikan Ke Rumah Sakit, Alami Gatal Mulut hingga Sesak Napas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15 WITA

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

error: Content is protected !!