Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Toto Karnavian meninjau Desa Satar Kampas usai memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur. (Foto: Dok.isth)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Toto Karnavian meninjau Desa Satar Kampas usai memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur. (Foto: Dok.isth)

Flobamor.com — Pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan sejumlah langkah prioritas telah disiapkan untuk membantu warga terdampak.
Prioritas utama yang dikebut pemerintah yakni pemulihan jaringan listrik dan penyaluran bantuan logistik, terutama kebutuhan pokok bagi masyarakat yang hingga kini masih menghadapi dampak bencana.

Hal itu disampaikan Tito saat meninjau langsung kondisi warga sekaligus berdialog dengan masyarakat di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Senin (17/8/2026).

“Jadi prioritas listrik, kemudian makanan. Makanan logistik mereka sangat minta sekali,” ujar Tito kepada wartawan.

Tito mengatakan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Direktur Utama PT PLN untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik di wilayah Manggarai Timur.

BACA JUGA:  Jelang Libur Lebaran, Satpol PP Manggarai Barat Perketat Pengawasan di Pasar Batu Cermin

Menurutnya, fasilitas pembangkit dan gardu induk tidak mengalami kerusakan. Gangguan listrik terutama terjadi akibat sejumlah tiang dan jaringan distribusi yang roboh setelah diguncang gempa.

“Pembangkit listrik enggak ada yang rusak. Persoalannya adalah tiang-tiangnya ada yang roboh, jaringan yang dari gardu ke rumah. Itu problemnya,” jelas Tito.

Pemulihan listrik dinilai penting bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga untuk membantu mengaktifkan kembali jaringan telekomunikasi yang terdampak.

Dengan listrik kembali normal, masyarakat diharapkan dapat kembali berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat yang berada di luar wilayah terdampak.

“Kalau listriknya sudah mati, mau enggak mau sinyal handphone juga off juga. Nah, itu mungkin hal-hal yang prioritas yang kita kerjakan,” katanya.

BACA JUGA:  Kadis PMD Mabar Gelar MusrenbangDes di Desa Golo Lajang, Bahas Infrastruktur hingga Stunting

Selain listrik dan logistik, Tito juga memastikan dukungan layanan kesehatan akan diperkuat. Ia akan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengirimkan tenaga medis, obat-obatan, serta relawan ke wilayah terdampak.

Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat pelayanan di posko pengungsian dan lokasi operasi Basarnas di Kecamatan Lamba Leda Utara yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah.

“Segera akan saya telepon Pak Menkes untuk mengirim pasukan beliau, termasuk obat-obatan, relawan medis beliau,” tutur Tito.

Tito juga mengapresiasi rencana TNI Angkatan Laut yang akan mengerahkan Rumah Sakit Terapung KRI dr. Soeharso untuk mendukung penanganan korban gempa di wilayah pesisir Manggarai Timur.

BACA JUGA:  Disaksikan Presiden, Jaksa Agung Serahkan Uang Pengganti Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi CPO Rp13,2 Triliun ke Menkeu

“Kalau bisa kita dorong juga Rumah Sakit Angkatan Laut yang kapal yang besar itu, (KRI) Soeharso untuk di (wilayah) Reo. Itu akan sangat banyak membantu sekali,” ungkapnya.

Sebelumnya, Tito meninjau Desa Satar Kampas setelah memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Tito didampingi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii serta Bupati Manggarai Timur Agas Andreas.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa dapat segera dipenuhi, mulai dari listrik, pangan, layanan kesehatan hingga dukungan komunikasi.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!