Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

Flobamor.com- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi pembiayaan utang neto mencapai Rp 506 triliun hingga 31 Agustus 2026. Angka tersebut setara 60,8% dari target pembiayaan utang dalam APBN 2026 sebesar Rp 832,2 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan realisasi pembiayaan utang tersebut masih berada dalam jalur yang telah direncanakan pemerintah untuk mendukung kebutuhan APBN tahun ini.

“Pembiayaan utang neto realisasi Rp 506 triliun terdiri dari SBN neto Rp 527,4 triliun atau 66% dari target APBN. Sesuai rencana APBN, on track,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

BACA JUGA:  Kejati NTT Ungkap Kasus MTN Bank NTT ke BPK-RI

Berdasarkan paparan Kementerian Keuangan, pembiayaan utang neto hingga akhir Agustus tercatat Rp 506 triliun. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 464,6 triliun.

Dari total pembiayaan utang itu, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto mencapai Rp 527,4 triliun atau setara 66% dari target APBN 2026 sebesar Rp 799,5 triliun. Sementara itu, komponen pinjaman tercatat negatif Rp 21,4 triliun atau minus 65,5% terhadap target tahunan, yang mencerminkan pembayaran pinjaman lebih besar dibandingkan penarikan pinjaman baru.

BACA JUGA:  Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita

Suahasil menegaskan, kinerja pembiayaan utang tetap terjaga di tengah tingginya ketidakpastian global. Menurutnya, pasar SBN Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat dan mampu menarik minat investor.

“Pasar SBN kita tetap solid di tengah ketidakpastian global. Respons APBN memastikan pasar solid,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengelolaan APBN yang dinilai kredibel dan terjaga menjadi salah satu faktor yang membuat instrumen utang pemerintah Indonesia masih menarik di mata investor global.

“RI masih relatif oke, kita ada spread yang tetap membuat bisa mengundang pemodal asing untuk beli SBN kita,” kata Suahasil.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Distribusi BBM Ilegal di Manggarai Timur

Kementerian Keuangan menegaskan pembiayaan utang dikelola secara hati-hati (prudent) dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi kas negara serta dinamika pasar keuangan. Pemerintah juga menjalankan strategi active cash and debt management untuk menjaga likuiditas tetap memadai sekaligus memastikan biaya utang tetap efisien dan risiko tetap terkendali.

Dengan realisasi yang telah mencapai lebih dari 60% target tahunan, pemerintah meyakini pembiayaan APBN 2026 masih berada pada jalur yang sesuai rencana tanpa mengganggu stabilitas pasar keuangan domestik.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun
Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah
KSP Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda
Janji Bayar Berkali-kali Tak Terwujud, Utang Rp535 Juta dan Dugaan Cek Bodong Seret Yogi Asmaranto ke Polres Mabar Senin Depan
Kepsek di Manggarai Barat Diterpa Isu Intervensi Proyek Revitalisasi, Wabup Yulianus Weng Beri Peringatan Tegas
Hotmix Baru Sehari, Proyek Jalan Rp14,5 Miliar Watu Cie–Deno Manggarai Timur Sudah Rusak

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:54 WITA

Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 

Minggu, 20 September 2026 - 13:11 WITA

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 September 2026 - 12:59 WITA

Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 21:01 WITA

Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 20:27 WITA

Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

BERITA TERKINI

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:11 WITA

Foto: Menteri Keuangan Indonesia Suahasil Nazara menyampaikan pemaparan APBN KiTA di Kementerian Keuangan di Jakarta, 18 September 2026.

BERITA TERKINI

Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Minggu, 20 Sep 2026 - 12:59 WITA

error: Content is protected !!