Tujuh Korban Gempa Flores di Manggarai Timur Dievakuasi Menggunakan Helikopter

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi tujuh warga Manggarai Timur yang emergensi pasca gempa M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa 18 Agustus 2026.(Foto: Doc. SAR Maumere

Proses evakuasi tujuh warga Manggarai Timur yang emergensi pasca gempa M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa 18 Agustus 2026.(Foto: Doc. SAR Maumere

Flobamor.com — Di tengah situasi darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026), Tim SAR Gabungan bergerak cepat menyelamatkan tujuh warga Kabupaten Manggarai Timur yang membutuhkan penanganan medis segera.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, bersama Potensi SAR turun langsung dalam proses evakuasi tujuh korban dari Desa Haju Wangi dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Selasa (18/8/2026).

Ketujuh korban dilaporkan mengalami cedera serius patah tulang (Fraktur) dan dislokasi akibat gempa. Salah satu korban bahkan merupakan seorang anak perempuan berusia 5 tahun.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa

“Evakuasi dilakukan dalam dua kloter. Kloter pertama menggunakan Helikopter Dauphin dengan membawa tiga korban dan tim medis, sementara kloter kedua membawa empat korban,” ujar Syafi.

Untuk mempercepat proses penyelamatan, Basarnas mengerahkan Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 yang disiagakan di Bandara Komodo, Labuan Bajo.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan korban yang membutuhkan penanganan medis segera

BACA JUGA:  Ratusan Knalpot Brong Hasil Sitaan Polisi Disulap Jadi Patung Komodo Raksasa di Labuan Bajo

“Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi tujuh korban, salah satunya seorang anak perempuan berusia 5 tahun. Ketiganya mengalami fraktur dan dislokasi tulang,” ujar Mohammad Syafii.

Helikopter Basarnas tiba di Posko Utama Satar Kampas sekitar pukul 10.28 WITA. Tanpa menunggu lama, ketiga korban langsung dievakuasi menuju Labuan Bajo.
Sekitar pukul 11.00 WITA, helikopter tiba dengan selamat di Bandara Komodo.

“Sebanyak tujuh korban di Kabupaten Manggarai Timur dievakuasi melalui jalur udara ke RSUD Pratama Komodo, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, untuk mendapatkan penanganan medis dengan pendampingan dokter dan tim medis,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bripka Andri Alsastro, Bhabinkamtibmas Liliba Terima Penghargaan dari Kapolda NTT

Mohammad Syafii menegaskan, Tim SAR Gabungan akan terus bersiaga untuk merespons setiap laporan warga yang membutuhkan pertolongan, terutama di wilayah terdampak gempa.

“Mari kita pastikan Basarnas bersama Potensi SAR selalu hadir untuk masyarakat terdampak, khususnya di wilayah Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo,” tegasnya.

Basarnas memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana evakuasi terus dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan darurat pascagempa M7,7 yang mengguncang wilayah Flores.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Labuan Bajo
OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Labuan Bajo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Berita Terbaru

error: Content is protected !!