Danrem 161/Wirasakti Klarifikasi Kisruh Rekrutmen Casis TNI AD di NTT: Kami Transparan, Tak Ada yang Ditutup-Tutupi

Minggu, 22 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes memberikan klarifikasi penerimaan Casis TNI AD dalam konferensi pers kepada wartawan di Kupang.

Kupang, Flobamor.com – Menanggapi sorotan publik dan pemberitaan sejumlah media soal dugaan ketidakterbukaan dalam proses rekrutmen calon prajurit TNI AD di wilayah Nusa Tenggara Timur, Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, angkat bicara.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu, 21 Juni 2025, di Makorem Kupang, Brigjen Joao dengan tegas membantah adanya praktik tertutup maupun permainan tidak sehat dalam seleksi Tamtama dan Bintara yang baru-baru ini berlangsung.

BACA JUGA:  Viral di NTT! Dua Pendukung Argentina dan Spanyol Teken Surat Perjanjian Taruhan Rp420 Juta di Final Piala Dunia 2026

“Semua proses dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai prosedur resmi TNI AD,” tegasnya di hadapan awak media.

Brigjen Joao menjelaskan bahwa para calon peserta memang diminta hadir lengkap dengan perlengkapan sebelum pengumuman. Hal ini, kata dia, demi menjaga integritas dan menghindari potensi penyimpangan.

“Kami umumkan hasil seleksi langsung di tempat dan peserta yang lolos langsung naik kapal. Ini bagian dari strategi agar tak ada celah permainan saat pengumuman,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Skandal SDN Sewar: Kepsek Mangkir 1,4 Tahun, Wabup Mabar Janji Bertindak Tegas

Seleksi Ketat, Tak Ada Ruang untuk Titipan

Dalam proses seleksi tahun ini, sambungnya, total 6.055 peserta mendaftar untuk Tamtama, dengan 3.580 dinyatakan lolos. Sementara untuk Bintara (Secaba), dari 1.233 peserta, 273 berhasil lulus.

Brigjen Joao memastikan bahwa proses seleksi dilakukan tanpa pungutan biaya apa pun. Semua tahapan – mulai dari administrasi, tes kesehatan, hingga tes jasmani dilakukan dengan profesional dan diawasi ketat.

“Kami cari prajurit sejati, bukan sekadar pelengkap angka. Lolos karena pantas, bukan karena dekat dengan siapa,” tegas perwira tinggi berdarah Timor ini.

BACA JUGA:  HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Terbuka untuk Semua Anak Bangsa

Ia juga menepis tudingan bahwa seleksi hanya berpihak pada kelompok atau daerah tertentu. Menurutnya, semua putra-putri bangsa, terutama dari NTT, memiliki peluang yang sama, selama memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Kami ingin membentuk ksatria, tangguh, disiplin, dan siap lahir batin. Tidak ada istilah main belakang dalam rekrutmen ini,” tutup Brigjen Joao.

Dengan klarifikasi ini, Korem 161/Wirasakti berharap publik mendapatkan pemahaman yang utuh dan tidak terjebak pada informasi yang tidak berdasar. Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!