Flobamor .com, Maumere – Operasi pemberantasan narkotika yang digelar Tim Polda NTT di Kabupaten Sikka, Rabu (6/5/2026) malam, menjadi perhatian warga setelah muncul dugaan salah tangkap terhadap dua pria yang diamankan di Kota Maumere.
Barang yang sempat diduga narkotika jenis sabu ternyata disebut hanya gula halus.
Informasi yang dihimpun media ini, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 Wita di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Swalayan DIY, Maumere. Saat operasi berlangsung, aparat kepolisian menghentikan dan mengamankan dua pria yang dicurigai terlibat dalam transaksi narkotika.
Dalam proses pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sebuah plastik bening berisi serbuk putih yang awalnya diduga sebagai sabu. Situasi sempat menyita perhatian warga sekitar karena penangkapan dilakukan di tempat umum.
Salah satu pria yang diamankan, diketahui bernama Ryan dan mengenakan jaket hitam, langsung membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa serbuk putih di dalam plastik itu bukan narkotika, melainkan gula halus.
“Saya jujur, saya nih butuh dana sebenarnya, ini gula halus, bisa cek sendiri, sumpah ini gula halus,” ujar Ryan di hadapan anggota polisi.
Untuk meyakinkan petugas, Ryan bahkan membuka plastik bening tersebut dan menunjukkan isi di dalamnya. Namun, aparat kepolisian belum langsung mempercayai pengakuan tersebut dan tetap membawa kedua pria beserta barang bukti guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Nanti kita uji,” ujar salah seorang anggota Tim Polda NTT sat penangkapan berlangsung.
Peristiwa itu kemudian viral setelah video penangkapan berdurasi sekitar 1 menit 32 detik beredar luas di media sosial dan grup percakapan WhatsApp. Dalam video tersebut terlihat seorang anggota polisi meminta Ryan berlutut sambil memperlihatkan plastik bening yang diduga berisi sabu.
Video tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian mempertanyakan profesionalitas aparat dalam melakukan identifikasi awal barang bukti, sementara lainnya meminta publik menunggu hasil uji laboratorium resmi sebelum menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai salah tangkap.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda NTT terkait hasil pemeriksaan terhadap barang yang diamankan maupun status dua pria tersebut.
Penulis : Redaksi
Editor: Tim Redaksi Flobamor.com












