Program MBG Diperluas ke Lapas, 36 Dapur Ditargetkan Beroperasi Akhir Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Drs. Mashudi (Dok.istimewa)

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Drs. Mashudi (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas dengan menyasar lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di seluruh Indonesia.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Irjen Pol. Drs. Mashudi, menargetkan sebanyak 36 dapur MBG mulai beroperasi di area lapas dan rumah tahanan (rutan) di seluruh Indonesia pada akhir Mei 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi program MBG secara nasional sekaligus membuka ruang pembinaan produktif bagi warga binaan. Dari total 70 titik yang telah disiapkan, sebanyak 36 dapur telah mengantongi persetujuan dan kini dalam tahap pembangunan dengan progres yang diklaim telah mencapai sekitar 90 persen.

BACA JUGA:  Adriano Padama, Mahasiswa UNDIP Asal Alor NTT Dapat Beasiswa S2 Ke Inggris Usai Viral Ngadu Beras Mahal Ke Mentan

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa program ini memanfaatkan lahan lapas melalui skema sewa resmi. Dengan mekanisme tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) tetap memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

BACA JUGA:  Wakil Gubernur NTT dan Wakil Bupati Alor Tanggung Biayai Kuliah Adriano, Mahasiswa yang Berani Sampaikan Aspirasi ke Mentan

Tak hanya menyediakan lahan, Ditjenpas juga melibatkan warga binaan dalam operasional dapur. Setiap unit dapur akan diisi oleh 46 pekerja, terdiri dari 26 tenaga profesional dan 20 warga binaan yang telah melalui proses asesmen kesehatan serta keterampilan kerja.

“Kami ingin memastikan program ini memberi manfaat ganda. Selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan kerja yang bisa dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat,” ujar Mashudi.

BACA JUGA:  Bea Cukai Purwokerto Musnahkan 3 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp2,8 Miliar

Pelibatan ini dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya mendukung penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memperkuat program pembinaan narapidana melalui peningkatan keterampilan kerja.

Dapur-dapur MBG tersebut tersebar di berbagai wilayah, termasuk Sumatera dan Sulawesi, dan diharapkan menjadi model integrasi antara program sosial dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Penulis: Redaksi
Editor: Tim Redaksi Flobamora.com

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!