Usai Diperiksa KPK soal Dugaan Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Kabur Hindari Wartawan

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ahmad Dedi lari terbirit-birit usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026)(Dok.Istimewa)

Pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ahmad Dedi lari terbirit-birit usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026)(Dok.Istimewa)

Flobamor.com, Jakarta Momen tak biasa terjadi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026). Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, mendadak berlari meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengurusan importasi barang.

Sekitar pukul 15.43 WIB, Dedi keluar dari ruang pemeriksaan. Namun alih-alih memberikan keterangan, ia justru tancap langkah—bahkan nyaris berlari—menghindari kejaran awak media yang telah menunggu.

“Pak kenapa lari, Pak?” teriak wartawan. Tapi tak satu pun jawaban keluar. Dedi memilih bungkam dan terus berlari.

BACA JUGA:  LPPDM Siap Laporkan Kepala Bulog Cabang Ruteng Ke Kejari Manggarai, Ini Kasusnya!

Pemeriksaan terhadap Dedi bukan tanpa alasan. Ia didalami terkait dugaan aliran “uang panas” atau suap dari perusahaan importir, PT Blueray Cargo (BR), yang diduga berkaitan dengan pengurusan bea masuk dan jalur importasi barang.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pemeriksaan tersebut.

“Penyidik mendalami dugaan penerimaan yang dilakukan dari PT BR,” ujarnya.

Nama Ahmad Dedi sendiri bukan kali pertama mencuat. Pada 2017, ia pernah terseret isu dugaan rekening mencurigakan saat menjabat sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai DJBC Jawa Timur II.

BACA JUGA:  Ketua LSM LPPDM Desak Kejari Mabar Usut Tuntas Perjalanan Dinas Fiktif di Sekwan DPRD Manggarai Barat

Dalam perkara ini, KPK mengendus adanya praktik “main mata” antara oknum pejabat Bea Cukai dan pihak swasta. Modusnya, barang impor milik perusahaan diduga diarahkan masuk jalur hijau, dan jalur minim pemeriksaan sehingga lolos tanpa pengecekan fisik.

Celakanya, skema ini membuka celah masuknya barang ilegal, palsu, hingga produk tanpa standar ke pasar Indonesia.

Sebagai kompensasi, diduga terjadi aliran uang rutin kepada sejumlah pejabat Bea Cukai, bahkan disebut dalam bentuk jatah bulanan.

BACA JUGA:  Hotel Mawatu Gelar Live Music Perdana, Hadirkan Hiburan Meriah bagi Masyarakat dan Wisatawan Labuan Bajo

Sejauh ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka, terdiri dari pejabat internal DJBC dan pihak swasta, termasuk petinggi hingga operator lapangan di PT Blueray Cargo.

Selain Ahmad Dedi, penyidik juga memeriksa tiga saksi lain dari kalangan swasta untuk mengurai lebih jauh jaringan dugaan suap ini.
KPK menegaskan, seluruh fakta yang terungkap, termasuk dari persidangan, akan terus didalami guna membongkar praktik kotor di balik lalu lintas barang impor.

Penulis: Redaksi 

Editor: Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Polri Buka Suara Usai Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi MBG
Breaking News: Jenderal Polisi Aktif Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG
Bos Agen Travel Labuan Bajo Bebas dari Tahanan Usai Kembalikan Uang Wisatawan Asing Rp85,2 Juta
Bupati Gowa Husniah Talenrang Akhirnya Buka Suara soal Hak Angket DPRD : Jangan Bawa-bawa Ranah Pribadi
ART Asal Manggarai Timur Ditemukan Tewas di Perumahan Elite Makassar, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
Kapolri Rotasi Besar-Besaran! 190 Kapolres/Kapolresta Se-Indonesia Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Wakil Ketua DPR: Bukti Kerja Nyata dan Reformasi Berjalan
Kejagung Buka Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek CCTV Fiktif MBG, 41 Nama Masuk Radar Penyidik

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:06 WITA

Polri Buka Suara Usai Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi MBG

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:54 WITA

Breaking News: Jenderal Polisi Aktif Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:19 WITA

Bos Agen Travel Labuan Bajo Bebas dari Tahanan Usai Kembalikan Uang Wisatawan Asing Rp85,2 Juta

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:42 WITA

Bupati Gowa Husniah Talenrang Akhirnya Buka Suara soal Hak Angket DPRD : Jangan Bawa-bawa Ranah Pribadi

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WITA

ART Asal Manggarai Timur Ditemukan Tewas di Perumahan Elite Makassar, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!