Hotel Mawatu Rangkul UMKM Lokal, Angkat Ekonomi Rakyat dan Perkuat Wajah Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, Flobamor.com – Kehadiran Hotel Mawatu di jantung destinasi super prioritas Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, menandai babak baru pariwisata Indonesia. Tidak sekadar menambah deretan akomodasi premium bertaraf internasional, hotel ini tampil beda dengan menghadirkan program kemitraan UMKM lokal sebagai mitra utama.

Melalui program ini, Hotel Mawatu menjadikan Street Bar sebagai etalase premium bagi produk-produk unggulan daerah, mulai dari tenun khas Manggarai, kopi lokal, kerajinan tangan, hingga kuliner tradisional. Program resmi diluncurkan Jumat (3/9/2025) dan akan berlangsung hingga Desember 2025.

Dorong Ekonomi Rakyat

Estate Manager Hotel Mawatu, Boby Tobing, menegaskan bahwa kehadiran hotel ini bukan hanya untuk mendukung devisa negara, tetapi juga menciptakan ekosistem pariwisata inklusif dan berkeadilan.

“Kami hadir membantu roda perekonomian masyarakat lokal melalui program UMKM. Saat ini sudah ada 47 mitra binaan, dengan 20 difasilitasi tenda-tenda dan 27 difasilitasi distrik bar,” ujar Boby kepada Redaksi Flobamor.com, Jumat (3/10/2025) malam di Mawatu.

BACA JUGA:  Kisruh Tanah TPA Warloka: Pinjaman Berujung Sengketa, Dua Versi yang Bertolak Belakang

Menurutnya, Hotel Mawatu ingin setiap tamu, baik domestik maupun mancanegara, merasakan langsung kekayaan budaya Manggarai Barat. Karena itu, produk lokal diberi panggung yang eksklusif agar bernilai tambah lebih tinggi.

Kolaborasi ini juga melibatkan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), sehingga mampu membuka pasar lebih luas bagi produk lokal.

UMKM Lokal Dapat Angin Segar

Bagi pelaku UMKM, inisiatif ini menjadi harapan baru. Selama ini, produk mereka hanya dipasarkan di pasar tradisional dengan keterbatasan promosi. Kini, produk-produk lokal tampil elegan di ruang hotel berbintang.

“Kesempatan ini sangat berharga bagi kami. Produk lokal akhirnya dipamerkan di tempat bergengsi, sehingga nilai tambahnya meningkat. Kami berharap program ini berlangsung jangka panjang,” ungkap Iren, salah satu pelaku UMKM yang ditemui redaksi Flobamor.com di Mawatu, Jumat (3/10/2025) malam.

Iren bersama pelaku UMKM lain menyampaikan terima kasih kepada pihak management Mawatu yang telah membantu dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

BACA JUGA:  Labuan Bajo Siap Meriahkan HUT NTT ke-67

“Kami berharap Hotel Mawatu bisa membantu memasarkan produk-produk lokal seperti tenun, kopi Manggarai, hingga camilan khas daerah ke pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan mancanegara,” harap Iren.

Apresiasi Publik dan Akademisi

Inisiatif ini juga mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan akademisi. Menurut Imran, salah satu tokoh masyarakat Labuan Bajo mengatakan bahwa langkah Hotel Mawatu mencerminkan prinsip pariwisata berkelanjutan.

“Pariwisata tidak boleh hanya menguntungkan korporasi besar. Kolaborasi sektor swasta dengan UMKM adalah praktik baik yang harus ditiru,” tegas Imran.

Hal senada disampaikan pengamat pariwisata dari Bali Tourism Institute, I Gede Pitana . Menurutnya, jika dijalankan konsisten, Labuan Bajo tidak hanya dikenal karena Komodo dan keindahan alamnya, tetapi juga sebagai pusat ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

I Gede Pitana menyebut, upaya yang dijalankan Mawatu sudah sejalan dengan Agenda Nasional dan Global

“Sebagai salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Labuan Bajo menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden RI berulang kali menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus berbasis pada pemberdayaan masyarakat,” kata I Gede Pitana kepada Redaksi Flobamor.com

BACA JUGA:  Rotasi Besar Kejagung: Yohanes Kardinto Pimpin Kejari Mabar, Sarta Geser ke Sumedang

Menurutnya, Model kemitraan yang dijalankan Hotel Mawatu sejalan dengan target nasional dalam memperkuat kontribusi pariwisata terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan ekonomi kreatif. Bahkan, langkah ini juga mendukung agenda global SDGs (Sustainable Development Goals) yang menekankan inklusivitas dan keberlanjutan.

“Bagi wisatawan, kehadiran etalase UMKM di Hotel Mawatu menambah pengalaman otentik. Selain menikmati panorama Pulau Komodo, Pink Beach, atau Padar, mereka juga bisa membawa pulang produk asli Manggarai Barat sebagai bagian dari perjalanan mereka,” jelas Pitana.

Pitana menyatakan bahwa, upaya ini menunjukkan bagaimana sektor swasta bisa menjadi motor penggerak pembangunan inklusif. Sinergi antara perhotelan, UMKM, dan pemerintah akan menciptakan ekosistem pariwisata yang berdaya saing global, inklusif, dan berkeadilan.

Berita Terkait

Solidaritas di Desa Sewar: Polisi, Pastor, dan Warga Bersatu Perbaiki Jalan Rusak
Update Pemeriksaan 4 Anggota BAIS TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Diduga Pakai Narkoba Sejak Agustus 2025
Dana BumDes Golo Watu Diduga Diselewengkan, Rp300 Juta Raib Tanpa Kejelasan
Limbah Pabrik Tahu–Tempe di Lembor Diduga Cemari Lingkungan, Warga Desak Pemda Manggarai Barat Bertindak Tegas
LPPDM Desak Kejari Manggarai Segera Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengelolaan DAK Buku Rp16 Miliar di Manggarai Timur
Baru Setahun Dilantik, 9 Kepala Daerah Era Presiden Prabowo Terjaring OTT KPK, Ini Daftar Lengkapnya!
Bupati Rejeng Lebong Ditahan KPK

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:37 WITA

Solidaritas di Desa Sewar: Polisi, Pastor, dan Warga Bersatu Perbaiki Jalan Rusak

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:08 WITA

Update Pemeriksaan 4 Anggota BAIS TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:40 WITA

Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Diduga Pakai Narkoba Sejak Agustus 2025

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:02 WITA

Dana BumDes Golo Watu Diduga Diselewengkan, Rp300 Juta Raib Tanpa Kejelasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:56 WITA

Limbah Pabrik Tahu–Tempe di Lembor Diduga Cemari Lingkungan, Warga Desak Pemda Manggarai Barat Bertindak Tegas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!