Rotasi Besar Kejagung: Yohanes Kardinto Pimpin Kejari Mabar, Sarta Geser ke Sumedang

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, Flobamor.com —Gerbong mutasi besar kembali bergerak di tubuh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum di daerah, Jaksa Agung ST Burhanuddin menetapkan rotasi sejumlah pejabat penting di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di seluruh Indonesia.

Langkah strategis tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-1425/10/2025, tertanggal 13 Oktober 2025, yang menjadi penanda fase baru penyegaran internal Korps Adhyaksa.

Salah satu rotasi yang menarik perhatian publik terjadi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), daerah yang kini menjadi pusat perhatian dunia berkat statusnya sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

BACA JUGA:  Tujuh Korban Gempa Flores di Manggarai Timur Dievakuasi Menggunakan Helikopter

Kepala Kejari sebelumnya, Sarta, S.H., resmi dimutasi untuk menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Jawa Barat. Jabatan strategisnya di Labuan Bajo kini dipercayakan kepada Yohanes Kardinto, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Koordinator Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTT.

Dalam keterangan terpisah, seorang pejabat senior di Kejati NTT menyebutkan bahwa rotasi tersebut merupakan bagian dari upaya regenerasi dan penyegaran organisasi.

BACA JUGA:  Direktur CV Accelora Klarifikasi Dugaan Sewa Bendera: Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Proyek

“Mutasi di tubuh Kejaksaan adalah hal wajar dan positif untuk memperkuat kinerja kelembagaan. Dengan pengalaman dan integritas yang dimiliki, kami yakin kepemimpinan baru di Manggarai Barat akan membawa warna baru bagi penegakan hukum di daerah strategis seperti Labuan Bajo,” ujarnya.

Langkah mutasi besar-besaran ini sejalan dengan visi Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam membangun Kejaksaan yang adaptif, profesional, dan berintegritas tinggi di tengah tantangan hukum yang semakin kompleks.

“Kebijakan mutasi ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bentuk pembinaan karier dan penyegaran organisasi agar institusi Kejaksaan tetap dinamis, solid, dan terus dipercaya publik,” tegas sumber di lingkungan Kejagung RI.

BACA JUGA:  Gadis Cilik Penyandang Disabilitas Asal Rahong Butuh Bantuan Pemkab Manggarai

Selain di Manggarai Barat, rotasi penting juga terjadi di tingkat Kejaksaan Tinggi NTT.

Kajati NTT, Zet Tadung Allo, S.H., M.H., kini dipercaya menjabat Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejagung RI.

Kursi Kajati NTT kini diisi oleh Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi Kejagung RI.

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!