Ribuan Pengunjung Tumpa Ruah Rayakan Weekend di Mawatu, Menyaksikan Live Music Bertajuk “Halloween”

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, Flobamor.comMawatu kembali jadi magnet hiburan akhir pekan di Labuan Bajo. Sabtu malam (1/11/2025), ribuan pengunjung memadati area tersebut untuk menikmati live music bertajuk “Halloween”, yang menampilkan Kinetik Band, salah satu grup musik lokal paling populer di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Event Live music bertajuk Halloween Party ini menghadirkan suasana berbeda dari biasanya. Sejak sore, pengunjung sudah berdatangan, mulai dari warga lokal, komunitas muda, hingga wisatawan mancanegara. Area Mawatu berubah menjadi panggung raksasa penuh cahaya, dihiasi lampu-lampu tematik berwarna oranye dan ungu khas Halloween yang mempercantik suasana malam.

Puncak acara terjadi saat Kinetik Band naik ke panggung utama. Dengan aksi panggung atraktif dan aransemen khas mereka, Kinetik berhasil memancing antusiasme ribuan penonton. Suara sorakan dan tepuk tangan menggema di sepanjang area Mawatu.

“Konsep acara Halloween ini kami rancang untuk memberikan pengalaman hiburan yang berbeda di Labuan Bajo. Kami ingin menciptakan ruang hiburan yang bisa dinikmati semua kalangan, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara,” ujar Boby Tobing, Estate Manager Mawatu, kepada Flobamor.com.

Kuliner Lokal Ramaikan Acara

Kemeriahan tak hanya di panggung utama. Di area bawah Mawatu, deretan UMKM kuliner turut memanjakan lidah pengunjung. Mulai dari minuman dan makanan khas Lokal, jadi buruan para tamu malam itu.

BACA JUGA:  Direktur CV Accelora Klarifikasi Dugaan Sewa Bendera: Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Proyek

“Kami sengaja menggabungkan konsep hiburan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Ada lebih dari 40 tenant UMKM yang berjualan di area Mawatu. Jadi pengunjung bisa menikmati musik, kuliner, dan kerajinan lokal dalam satu tempat,” terang Viani Petlin, PIC Event Mawatu.

Menurut Viani, konsep hiburan di Mawatu bersifat terbuka untuk umum dengan free entry dan free parkir, sehingga semua lapisan masyarakat bisa datang menikmati suasana tanpa batas.

“Kami ingin Mawatu menjadi ruang publik yang inklusif. Semua orang bisa datang, baik dari kalangan menengah atas maupun masyarakat biasa. Tujuannya sederhana: menghidupkan hiburan dan ekonomi lokal di Labuan Bajo,” tambahnya.

Hiburan Tiap Weekend dan Kegiatan Komunitas

Viani juga menjelaskan bahwa acara musik dan hiburan di Mawatu tidak hanya digelar saat Halloween, tetapi rutin setiap akhir pekan, mulai dari Jumat hingga Minggu. Selain live band dan DJ performance, Mawatu juga memberikan ruang bagi komunitas-komunitas lokal untuk tampil dan berekspresi.

“Kami mengundang berbagai komunitas, mulai dari komunitas lari, zumba, yoga, hingga teater, untuk mengisi kegiatan di sini. Mawatu menyediakan sound system dan area tampil secara gratis. Jadi siapa pun yang bisa tampil dan berekspresi di sini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polda Metro Pastikan Emas 74 Kg hingga Uang Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli

Sementara itu, Boby Tobing menambahkan bahwa konsep besar Mawatu adalah menghadirkan hiburan kelas dunia dengan sentuhan lokal.

“Kami ingin menghadirkan hiburan berstandar internasional, tapi dibawakan oleh talenta lokal. Banyak warga Labuan Bajo yang haus hiburan, hingga menghidupkan UMKM Lokal, dan Mawatu ingin menjawab kebutuhan itu dengan cara yang elegan dan membumi,” jelasnya.

Dukung Komunitas dan UMKM Lokal

Lebih jauh, Boby menuturkan bahwa Mawatu tak hanya fokus pada event besar, tapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berinovasi. UMKM bisa membuka stand kuliner, kerajinan tangan, hingga spot fotografi kreatif.

“Event seperti ini bukan hanya soal hiburan, tapi juga soal perputaran ekonomi lokal. Banyak pelaku usaha kecil ikut terlibat, mulai dari penyedia makanan, minuman, hingga kreatif budaya lokal,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas malam itu. Sejumlah wisatawan asing bahkan ikut menari dan bernyanyi di area outdoor yang langsung menghadap laut.

BACA JUGA:  Firal! Jenazah Pria di NTT Dimakamkan Bersama Motor, Ini Penyebabnya

“The vibe is amazing! Everyone’s having fun,” ujar Laura, wisatawan asal Australia, sambil tertawa menikmati suasana.

Bagi warga lokal, event ini menjadi hiburan yang dinanti-nantikan.

“Seru sekali! Musiknya bagus, tempatnya keren, suasananya terasa internasional. Ini hiburan yang kami rindukan,” kata Mika, warga Labuan Bajo yang datang bersama teman-temannya.

Harapan Jadi Ikon Baru Hiburan Malam

Menjelang tengah malam, pesta ditutup dengan aksi DJ spektakuler dan pertunjukan cahaya lampu music yang menari di langit Labuan Bajo. Sorakan penonton menandai berakhirnya malam penuh euforia itu.

Banyak pengunjung berharap agar event seperti ini terus diadakan secara rutin.

“Kalau setiap akhir pekan ada event seperti ini, Labuan Bajo pasti makin ramai. Mawatu benar-benar jadi ikon baru hiburan malam di Labuan Bajo,” kata Randi, pengunjung asal Ruteng.

Dengan semangat menggabungkan musik, budaya, dan pariwisata, Mawatu kini semakin menegaskan posisinya sebagai destinasi hiburan malam paling bergengsi di Labuan Bajo, tempat di mana komunitas lokal, wisatawan, dan budaya NTT berpadu dalam satu harmoni megah di kota super Premium.

Kinetik Band Guncang Malam Weekend di Mawatu Labuan Bajo

Berita Terkait

Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Gempa NTT
Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban
Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim
Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur
HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:52 WITA

Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15 WITA

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!