KSP Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda (foto: Doc.isth)

Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda (foto: Doc.isth)

Flobamor.com- Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa program revitalisasi sekolah bukan dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda), melainkan satuan pendidikan. Qodari mengatakan, satuan pendidikan terdiri dari kepala sekolah, orang tua murid, hingga masyarakat sekitar.

“Program Revit dilaksanakan secara swakelola pada tingkat satuan pendidikan. Jadi tidak lagi melalui pemda, melainkan langsung dikelola oleh sekolah,” tegas Qodari dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

BACA JUGA:  Kepsek di Manggarai Barat Diterpa Isu Intervensi Proyek Revitalisasi, Wabup Yulianus Weng Beri Peringatan Tegas

Pekerjaan yang tersedia mencakup tenaga bangunan, mandor, pengawas proyek, penyedia logistik, hingga pelaku usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM). Qodari mengeklaim, sejumlah warga telah merasakan langsung dampak program tersebut.

Saiful Anam (45), warga Poponcol Kidul, Karawang misalnya, kembali bekerja sebagai buruh setelah tujuh bulan menganggur melalui proyek pembangunan SDN Karawang Kulon III. Hal serupa dirasakan Junaidi Danggala yang terlibat dalam proyek revitalisasi SLB Negeri 2 Makassar, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban

Selama hampir dua bulan bekerja bersama sekitar 30 pekerja lainnya, ia menerima upah Rp 150.000 per hari yang dibayarkan setiap minggu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak. “Contoh ketiga, dirasakan oleh Waluyo, kepala tukang pada proyek SMKN 5 Kabupaten Tangerang, ia menyampaikan bahwa kehadiran pekerja menggerakkan warung nasi dan jajanan di sekitar sekolah. Dengan adanya pekerja ini, otomatis semua pekerja mau belanja di lingkungan sekitar. Beli nasi, jajan, pasti beli di sekitarnya,” ujar Qodari.

BACA JUGA:  392 Rumah di Pong Majok Rusak Diguncang Gempa, Kades Soroti Dapur Umum Kemensos

Data KSP menunjukkan, setiap proyek revitalisasi sekolah rata-rata melibatkan 22 pekerja lokal. Secara keseluruhan, program ini disebut telah menyerap 238.131 tenaga kerja serta menggerakkan sekitar 58.000 UMKM, mulai dari penyedia bahan bangunan, warung makan, transportasi, hingga percetakan.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah
Janji Bayar Berkali-kali Tak Terwujud, Utang Rp535 Juta dan Dugaan Cek Bodong Seret Yogi Asmaranto ke Polres Mabar Senin Depan
Kepsek di Manggarai Barat Diterpa Isu Intervensi Proyek Revitalisasi, Wabup Yulianus Weng Beri Peringatan Tegas
Hotmix Baru Sehari, Proyek Jalan Rp14,5 Miliar Watu Cie–Deno Manggarai Timur Sudah Rusak
Jaksa Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 28 Miliar di KPU Manggarai Barat
Anggaran Rp200 Miliar Bantuan Presiden untuk Korban Gempa NTT Tak Kunjung Disalurkan, Mendagri Sentil Pemda: Bukan untuk Disimpan di Kas Daerah
Dugaan Korupsi Dana Pilkada Manggarai Barat Rp28 Miliar Masuk Penyidikan, Ruang Komisioner KPU Digeledah Jaksa

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:01 WITA

Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi

Sabtu, 19 September 2026 - 20:27 WITA

Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah

Sabtu, 19 September 2026 - 20:05 WITA

KSP Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda

Sabtu, 19 September 2026 - 18:55 WITA

Janji Bayar Berkali-kali Tak Terwujud, Utang Rp535 Juta dan Dugaan Cek Bodong Seret Yogi Asmaranto ke Polres Mabar Senin Depan

Sabtu, 19 September 2026 - 15:46 WITA

Kepsek di Manggarai Barat Diterpa Isu Intervensi Proyek Revitalisasi, Wabup Yulianus Weng Beri Peringatan Tegas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!