Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter (foto Redaksi Flobamor.com)

Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter (foto Redaksi Flobamor.com)

Lembor, Flobamor.com– Suasana mencekam menyelimuti Puskesmas Wae Nakeng, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Listrik padam mendadak, membuat pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut nyaris lumpuh total.

Dalam hitungan detik, ruang perawatan yang sebelumnya terang berubah gelap gulita. Sejumlah alat medis tak bisa dioperasikan hingga Pemeriksaan penunjang terhenti. Di tengah kondisi darurat itu, pasien hanya mengandalkan cahaya senter untuk bertahan dari kegelapan.

BACA JUGA:  Pemuda 17 Tahun di Labuan Bajo Diduga Dikeroyok dan Diculik, Korban Disekap di Rumah Warga

Beberapa pasien yang masih terbaring di ruang rawat mengaku syok dengan situasi tersebut. Kegelapan di fasilitas kesehatan pada jam krusial malam hari menimbulkan kecemasan, terutama bagi keluarga yang mendampingi.

“Genset sebenarnya ada, tapi tidak bertahan lama. Banyak pemakaian seperti AC, kulkas, dan peralatan medis lainnya, jadi cepat mati lagi,” ungkap salah satu petugas medis yang berjaga malam.

BACA JUGA:  Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Diduga Pakai Narkoba Sejak Agustus 2025

Sebagai salah satu pusat layanan kesehatan terbesar di Kecamatan Lembor, Puskesmas Wae Nakeng melayani masyarakat dari berbagai desa sekitar.

Mirisnya, gangguan listrik di waktu krusial seperti ini dikhawatirkan berdampak serius, terutama bagi pasien gawat darurat, ibu hamil, maupun pasien rawat inap yang membutuhkan pemantauan intensif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen puskesmas terkait penyebab pemadaman maupun langkah antisipasi yang dilakukan. Kepala puskesmas juga belum berhasil dikonfirmasi.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Berhentikan Immanuel Ebenezer Sebagai Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK

Sejumlah keluarga pasien yang ditemui di halaman puskesmas berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret, termasuk memastikan kesiapan sumber listrik cadangan yang memadai. Mereka menegaskan, fasilitas kesehatan adalah layanan vital yang tidak boleh berhenti, bahkan sedetik pun karena menyangkut keselamatan nyawa manusia.

Berita Terkait

Gereja Tidak Boleh Diam di Tengah Persoalan Mutasi ASN di Manggarai Barat
Perlindungan Konsumen atas Penipuan Travel Agent di Labuan Bajo: Perspektif Hukum & RJ
Diduga Salah Tangkap, Tim Polda NTT Amankan Gula Halus yang Dikira Sabu
Diperiksa Kejati NTT, Advokat Fransisco Bessi Serahkan Bukti Dugaan Aliran Uang ke Oknum Jaksa
Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Golo Mori Berakhir SP3, Polisi: Tak Cukup Bukti
Analisis Hukum terhadap Kasus Viral Penagihan Utang di Manggarai Barat
LPPDM Surati Kapolri: Desak Polres Manggarai Barat Segera Tetapkan Kepala KSOP Labuan Bajo sebagai Tersangka
Kartini dan Tangisan yang Belum Usai: Refleksi Hari Kartini untuk Perempuan Manggarai

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WITA

Gereja Tidak Boleh Diam di Tengah Persoalan Mutasi ASN di Manggarai Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:12 WITA

Perlindungan Konsumen atas Penipuan Travel Agent di Labuan Bajo: Perspektif Hukum & RJ

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:24 WITA

Diduga Salah Tangkap, Tim Polda NTT Amankan Gula Halus yang Dikira Sabu

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:44 WITA

Diperiksa Kejati NTT, Advokat Fransisco Bessi Serahkan Bukti Dugaan Aliran Uang ke Oknum Jaksa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:22 WITA

Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Golo Mori Berakhir SP3, Polisi: Tak Cukup Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!