Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun
Tim SAR Evakuasi Korban Gempa NTT

Flobamor.com – Operasi pencarian dan pertolongan korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut.

Gempa yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.58 WITA itu berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores.
Tim SAR Gabungan langsung bergerak ke sejumlah wilayah terdampak. Hingga Sabtu sore, sedikitnya 90 korban telah berhasil dievakuasi.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan dari pendataan sementara hingga pukul 18.30 WITA, tercatat 40 orang meninggal dunia, 50 orang mengalami luka-luka, sementara satu orang masih dilaporkan tertimbun reruntuhan bangunan.

“Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” ujar Fathur dalam keterangan resminya, Sabtu 15/8) sore.

BACA JUGA:  Tuduhan Pemerasan Rp700 Juta di Kasus Tanah 6,2 Hektare Golo Mori Diduga Hoaks

Sebanyak 281 personel gabungan dikerahkan dalam operasi kemanusiaan tersebut. Mereka berasal dari unsur TNI, KSOP, Polri, BPBD, PMI, pemerintah daerah dan seluruh unsur SAR.

Seluruh personel disebar ke sejumlah titik terdampak untuk mempercepat pencarian, pertolongan, dan evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.

Fathur menegaskan, proses pendataan korban maupun kerusakan bangunan masih terus dilakukan bersama BPBD dan pemerintah daerah.

Operasi SAR hingga kini masih berlangsung. Prioritas utama tim di lapangan adalah menemukan korban yang masih tertimbun serta mengevakuasi masyarakat dari wilayah yang dinilai rawan.

BACA JUGA:  Wartawan SFR Bantah Jadi Aktor Utama Penipuan RTLH di Lembor, Ini Klarifikasi Lengkapnya

Data BNPB: 38 Orang Meninggal Dunia

Sementara itu, dalam konferensi pers daring pada Sabtu sore, BNPB melaporkan data sementara per pukul 15.00 WIB. Sebanyak 38 orang dinyatakan meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat dan 11 lainnya luka ringan.

BNPB juga mencatat sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri. Namun, data korban masih sangat dinamis mengingat proses pencarian, evakuasi, dan pendataan di sejumlah lokasi terdampak masih berlangsung.

BNPB menyebut wilayah yang terdampak signifikan antara lain, Kabupaten: Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.

TNI Kerahkan Hampir 2.000 Personel

BACA JUGA:  Kapolri Pastikan Tindak Tegas Mantan Kapolres Ngada di Kasus Narkoba dan Pelecehan Seksual

Penanganan pascagempa juga diperkuat oleh TNI. Berdasarkan keterangan Puspen TNI, hingga Sabtu malam (15/8/2026), sebanyak 1.892 personel TNI dari Kodam IX/Udayana dan Kodaeral VII Kupang telah dikerahkan.

TNI turut menyiapkan berbagai sarana pendukung, di antaranya 75 unit kendaraan, tujuh tenda lapangan, dan 40 velbed.

Tak hanya itu, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan satu unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Flores, termasuk mobilitas personel dan distribusi bantuan.

Di tengah situasi yang masih genting, seluruh unsur SAR terus berpacu dengan waktu. Pencarian korban, evakuasi warga, serta penanganan para korban menjadi prioritas utama di tengah puing-puing bangunan dan kepanikan warga pascagempa.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun
Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Minggu, 20 September 2026 - 13:54 WITA

Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 

Minggu, 20 September 2026 - 13:11 WITA

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terbaru

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

BERITA TERKINI

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:11 WITA

error: Content is protected !!