Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya. Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi usai bencana.

Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya. Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi usai bencana.

Flobamor.com- Pemerintah melalui Perum Bulog bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang terjadi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mendistribusikan bantuan untuk masyarakat terdampak. Bulog mendistribusikan bantuan 10 ton beras dan 1.000 liter minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setiap kabupaten yang terdampak gempa NTT.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menuturkan, bantuan berupa beras dan minyak goreng disiapkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam kondisi darurat.

“Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, setiap kabupaten yang terdampak gempa akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 ton dan minyak goreng sebanyak 1.000 liter,” ujar Rizal dikutip dari Antara, Minggu (16/8/2026).

BACA JUGA:  Gubernur NTT Tinjau Pembangunan SMA Unggulan Garuda di Kota Soe

Bantuan disalurkan melalui Gudang Bulog Danga, yaitu unit fasilitas penyimpanan cadangan pangan milik Perum Bulog yang terletak di Kabupaten Nagekeo, NTT.

Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Pada tahap awal, Bulog telah menyalurkan bantuan beras sebanyak 1 ton ke Kabupaten Manggarai dan 500 kilogram ke Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam rangka memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh dukungan berupa bantuan pangan.

BACA JUGA:  Kunker Komisi III DPR RI di NTT: BKH Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas dan Transparan

Rizal menegaskan kesiapan Bulog untuk bergerak cepat mendukung pemerintah dalam penanganan dampak bencana di wilayah NTT. Bantuan beras dan minyak goreng akan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Yang terpenting, masyarakat yang terdampak dapat segera merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan,” ujar Rizal.

Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya. Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi usai bencana.

BACA JUGA:  Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Diduga Tersandung Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

Bulog juga memastikan kesiapan stok dan jaringan distribusi di wilayah NTT untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan sesuai kondisi di lapangan.

Langkah cepat itu merupakan wujud komitmen pemerintah bersama Bulog untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana, sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Pemerintah bersama Bulog akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun
Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Minggu, 20 September 2026 - 13:54 WITA

Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 

Minggu, 20 September 2026 - 13:11 WITA

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terbaru

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

BERITA TERKINI

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:11 WITA

error: Content is protected !!