Pemerintah Buka 30 Ribu Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rekrutan Koperasi Desa Merah Putih (Dok.istimewa)

Ilustrasi Rekrutan Koperasi Desa Merah Putih (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Jakarta Pemerintah resmi membuka rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang dapat diikuti oleh lulusan muda dari berbagai jenjang pendidikan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa rekrutmen ini merupakan tahap awal dari program strategis pemerintah dalam membangun dan memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.

“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Ini bagian dari upaya membangun ekonomi dari bawah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Viral! Sopi Ilegal Dijual Bebas di Dila Tedeng Mart Lembor, Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat

Sebanyak 30.000 formasi dibuka pada tahap pertama. Seleksi ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi: https://phtc.panselnas.go.id⁠
dan dibuka hingga 24 April 2026.

Pemerintah menegaskan proses seleksi dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tanpa pungutan biaya.

BACA JUGA:  Gelombang Penolakan Kuota 1000 Orang Masuk TNK Disorot, APMB Desak Kebijakan Dicabut

Peserta yang lolos nantinya akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.

Selama masa tersebut, para manajer akan ditugaskan untuk mengelola dan mengembangkan koperasi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal.

Setelah masa kontrak berakhir, mereka akan dilibatkan langsung dalam pengelolaan Kopdes Merah Putih di daerah masing-masing.
Program ini ditargetkan mampu mendorong terbentuknya 30.000 unit koperasi desa yang dijadwalkan rampung pada Juni–Juli 2026.

BACA JUGA:  Aktivitas Cafe Pioner di Labuan Bajo Bikin Resah, Warga Desak Tutup, Kasatpol PP Siap Bertindak Tegas

Rekrutmen ini juga melibatkan lintas kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Keuangan.

Pemerintah berharap para manajer yang terpilih nantinya mampu menjadi penggerak utama ekonomi desa dan memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***

Berita Terkait

Aktivitas Gunung Anak Ranakah Manggarai Meningkat, Naik Level Waspada
HUT Kejaksaan ke-81, Kejati NTT Tegaskan Komitmen Pulihkan Kepercayaan Publik
DPR Jelaskan Alasan RUU Perampasan Aset Butuh Waktu Lama untuk Disahkan
Gubernur Melki Lantik Hans Sodo Jadi Sekda NTT Ditengah Duka Pascagempa Flores
392 Rumah di Pong Majok Rusak Diguncang Gempa, Kades Soroti Dapur Umum Kemensos
Berbagi Kasih Ditengah Pascagempa, Babinsa Koramil Lembor Hadirkan Senyum untuk Anak-anak Terdampak
Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten
Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:53 WITA

Aktivitas Gunung Anak Ranakah Manggarai Meningkat, Naik Level Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 10:30 WITA

HUT Kejaksaan ke-81, Kejati NTT Tegaskan Komitmen Pulihkan Kepercayaan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:50 WITA

DPR Jelaskan Alasan RUU Perampasan Aset Butuh Waktu Lama untuk Disahkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:59 WITA

Gubernur Melki Lantik Hans Sodo Jadi Sekda NTT Ditengah Duka Pascagempa Flores

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:21 WITA

392 Rumah di Pong Majok Rusak Diguncang Gempa, Kades Soroti Dapur Umum Kemensos

Berita Terbaru

error: Content is protected !!