Flobamor.com – Dugaan korupsi proyek pengadaan kemera pengawas (CCTV) fiktif di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) mulai dilakukan penyelidikan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Kasus ini terungkap setelah mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyerahkan sejumlah data dan dokumen kepada penyidik.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, membenarkan bahwa pihaknya kini tengah mendalami dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan 5000 CCTV fiktif tersebut.
“Untuk pengadaan CCTV memang sedang kami cek ya, sedang kami cek,” ujar Syarief di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).
Tak hanya menyoroti proyek CCTV, penyidik juga tengah mengkaji 41 nama yang diduga berkaitan dengan dugaan penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Daftar nama tersebut sebelumnya diserahkan Sony Sonjaya kepada Kejagung sebagai bagian dari laporan yang disampaikannya.
“Nama-nama itu sedang kami pelajari apakah merupakan suatu tindak pidana atau penyimpangan lain, atau sesuatu yang lebih besar. Itu yang sedang kami dalami,” kata Syarief.
Sementara itu, kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengungkapkan bahwa dugaan penyimpangan proyek CCTV menjadi salah satu alasan kliennya mengajukan status Justice Collaborator (JC).
Menurut Krisna, proyek tersebut mencakup pemasangan sekitar 5.000 unit CCTV beserta perangkat sidik jari (fingerprint) yang ditempatkan di berbagai titik layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Satu SPPG itu ada lima CCTV. Jadi semuanya harus dipasang sekitar 5.000 CCTV dan alat sidik jari,” ungkap Krisna.
Ia menjelaskan, sistem tersebut dirancang untuk memverifikasi penerima manfaat Program MBG melalui sidik jari agar identitas mereka dapat dicocokkan dengan data dalam sistem SPPG.
Hingga kini, Kejaksaan Agung masih terus mengumpulkan bukti dan mendalami seluruh informasi yang diterima guna memastikan apakah dugaan tersebut memenuhi unsur tindak pidana korupsi atau justru mengarah pada penyimpangan dengan skala yang lebih besar.
Penulis : Tim Redaksi Flobamor.com












