ART Asal Manggarai Timur Ditemukan Tewas di Perumahan Elite Makassar, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flobamor.com- Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Desa Melo, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Patrielen Fergosen (37) ditemukan meninggal dunia di kamar rumah majikannya di Kompleks Perumahan Azalea Blok A No. 31, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/6/2026) pagi.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekan sesama ART, Helin (29), yang tinggal serumah dengannya. Saat hendak membangunkan korban sekitar pukul 08.10 Wita, Helin mendapati tubuh Patrielen sudah dalam kondisi dingin dan tidak memberikan respons.

BACA JUGA:  Kunjungan Kapolresta Kupang ke Kejari: Pastikan Penegakan Hukum Selaras dengan KUHP Baru
Pihak kepolisian Polsek Panakukang saat berada di rumah tempat korban bekerja, Sabtu (27/6/2026). (Dok. Polsek Panakkukang)

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, berdasarkan keterangan para saksi, Patrielen, terakhir kali terlihat dalam keadaan sehat pada Jumat (26/6/2026) malam.

“Benar, ada laporan terkait seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah tempatnya bekerja,” ujar Uji saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026).

Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat makan malam bersama rekan sesama ART. Ia juga diketahui berbincang melalui sambungan telepon dengan seseorang yang diduga memiliki hubungan dekat dengannya sebelum beristirahat.

BACA JUGA:  Kebakaran di Manggarai Barat Terus Meningkat, Damkar Hanya Andalkan Satu Mobil Pemadam, Kasat Pol PP Ungkap Fakta Mengejutkan

Setelah mengetahui kondisi korban, pemilik rumah bersama saksi segera meminta bantuan medis. Tak lama kemudian, ambulans datang dan mengevakuasi jenazah Patrielen ke Rumah Sakit Hermina Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban meninggal dunia akibat faktor kesehatan. Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian perempuan asal Manggarai Timur tersebut.

“Kesimpulan sementara mengarah pada dugaan sakit, namun proses penyelidikan tetap kami lakukan,” kata Iptu Uji Mughni.

BACA JUGA:  Geger! Puluhan Pekerja THM di Cleopatra Pub Labuan Bajo Positif Sifilis, Penularan IMS Nyasar ke sejumlah LC

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait kemungkinan dilakukan autopsi. Namun, keluarga menolak dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi.

Rencananya, jenazah Patrielen akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan.

Hingga kini, polisi menyatakan belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana. Meski begitu, penyelidikan tetap dilakukan sebagai bagian dari prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban secara menyeluruh.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam
Gempa Susulan Mengguncang Flores NTT, BMKG Catat 235 Kali hingga Pukul 14.00 WIB
Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun
Keracunan MBG! Ratusan Murid dari 5 Sekolah di Karo Dilarikan Ke Rumah Sakit, Alami Gatal Mulut hingga Sesak Napas

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:43 WITA

error: Content is protected !!