Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Nosam, Seorang ibu di Manggarai Timur ditemukan meninggal dunia dalam kondisi masih memeluk bayinya di bawah reruntuhan rumah akibat gempa. Foto: Dok. Flobamor.com

Maria Nosam, Seorang ibu di Manggarai Timur ditemukan meninggal dunia dalam kondisi masih memeluk bayinya di bawah reruntuhan rumah akibat gempa. Foto: Dok. Flobamor.com

Flobamor.com —Duka mendalam menyelimuti Desa Liang Deruk, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tangis dan kepedihan pecah setelah seorang ibu, Maria Nosam, bersama dua buah hatinya ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan rumah akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Peristiwa memilukan terlihat saat tim SAR gabungan menemukan jasad sang ibu. Di tengah reruntuhan bangunan, perempuan itu ditemukan dalam posisi terlentang dengan bayinya masih berada di atas dada.

Salah satu tangannya tampak merangkul erat tubuh mungil sang buah hati.
Pelukan itu menjadi gambaran pilu tentang seorang ibu yang seolah memberikan perlindungan terakhir kepada anaknya ketika rumah mereka tiba-tiba runtuh diguncang gempa.

Tak jauh dari lokasi tersebut, anak perempuan sang ibu juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Ketiganya merupakan satu keluarga yang menjadi korban dalam bencana gempa dahsyat yang mengguncang wilayah NTT.

Proses evakuasi berlangsung penuh haru. Warga yang berada di sekitar lokasi tak kuasa menahan tangis ketika satu per satu korban berhasil dievakuasi dari balik reruntuhan.

BACA JUGA:  Ribuan Pengunjung Tumpa Ruah Rayakan Weekend di Mawatu, Menyaksikan Live Music Bertajuk "Halloween"

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus Koordinator Misi SAR, Fathur Rahman, membenarkan penemuan ibu dan bayinya tersebut.

“Keduanya (ibu dan anak ditemukan di bawah reruntuhan rumah mereka),” kata Fathur.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, juga membenarkan bahwa terdapat tiga korban meninggal dunia dari satu keluarga.

“Ibu dan dua anaknya meninggal. Yang satunya perempuan dan bayi dalam pelukannya,” ujarnya.

Korban Meninggal Bertambah Menjadi 48 Orang

Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT terus bertambah.

Data sementara hingga Minggu (16/8/2026) pukul 08.30 WITA mencatat 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka-luka.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah karena proses pencarian korban masih dilakukan di sejumlah wilayah terdampak.

BACA JUGA:  Perjuangan LP2TRI Berbuah Hasil: Dana Bantuan Badai Seroja Siap Dicairkan di Bank BRI Oelamasi Kupang

“Data sementara sebanyak 48 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka. Kemungkinan masih bertambah karena masih ada yang tertimbun,” kata Fathur.

Tim SAR gabungan pada hari itu memusatkan pencarian di wilayah Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, serta Reo, Kabupaten Manggarai.

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan mengerahkan personel dan peralatan SAR ke sejumlah titik yang diduga masih terdapat korban.

Akses menuju sejumlah wilayah sebelumnya sempat terhambat akibat longsor. Namun, tim Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas di Manggarai Timur berhasil membuka kembali jalur darat yang tertutup material longsoran.

“Tim Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas di wilayah Manggarai Timur per pukul 06.00 WITA berhasil membuka jalur darat yang sempat tertutup longsor, sehingga jangkauan pencarian kini lebih luas,” ujar Fathur.

Tim gabungan bersama BPBD dan unsur terkait terus melakukan penyisiran, evakuasi, serta pendataan korban di lapangan.

Fathur menegaskan seluruh kekuatan SAR dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.

BACA JUGA:  Hotmix Baru Sehari, Proyek Jalan Rp14,5 Miliar Watu Cie–Deno Manggarai Timur Sudah Rusak

“Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” tutup Fathur.

Catatan Redaksi:

Di tengah kepungan reruntuhan dan kepanikan akibat gempa, kisah seorang ibu yang ditemukan masih memeluk bayinya menjadi salah satu potret paling menyayat hati dari bencana gempa NTT.

Pelukan itu menjadi saksi bisu dari naluri seorang ibu yang berusaha melindungi buah hatinya di tengah detik-detik paling genting. Dalam keadaan penuh kepanikan sembari menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan, sang ibu seolah menjadikan tubuhnya sebagai benteng terakhir untuk sang bayi.

Namun, takdir berkata lain. Pelukan yang seharusnya menjadi awal dari keselamatan, justru berubah menjadi pelukan terakhir untuk selamanya.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!