Bupati Gowa Husniah Talenrang Akhirnya Buka Suara soal Hak Angket DPRD : Jangan Bawa-bawa Ranah Pribadi

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Husniah Talenrang (Dok.Istimewa)

Bupati Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Husniah Talenrang (Dok.Istimewa)

Flobamor.com- Bupati Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Husniah Talenrang, akhirnya buka suara terkait Hak Angket DPRD Gowa yang sedang bergulir dan lebih ramai mengulas soal isu dugaan perselingkuhan dengan sosok seorang pria bernama Basri Kajang.

Husniah menegaskan dirinya menghormati sepenuhnya hak dan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan. Namun, ia mengingatkan agar pembahasan dalam Panitia Khusus (Pansus) tetap berfokus pada kebijakan pemerintah, bukan menyeret persoalan pribadi yang tidak berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan.

BACA JUGA:  Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim

Pernyataan tersebut disampaikan Husniah saat menanggapi proses Hak Angket yang tengah dibahas Pansus DPRD Gowa, Rabu (24/6/2026).

“Saya selaku yang dibahas di Pansus Hak Angket DPRD Gowa tentunya sangat menghargai apa yang dilakukan DPRD Gowa. Kita kalau dengan cara baik dan benar,” ujar Husniah.

Menurutnya, DPRD memang memiliki hak dan kewajiban untuk mengawasi setiap kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, seluruh pembahasan yang berkaitan dengan kebijakan publik merupakan bagian dari tugas konstitusional lembaga legislatif.

BACA JUGA:  Rezim Otoriter Pembungkam Jurnalis Dunia, China Urutan Pertama

“Segala bentuk kebijakan yang mereka bahas di Pansus adalah tugas dari anggota DPRD untuk melaksanakan hak dan kewajibannya,” katanya.

Meski demikian, Husniah menilai pembahasan mulai melenceng ketika menyentuh kehidupan pribadinya. Ia menegaskan bahwa persoalan di luar kebijakan pemerintah tidak semestinya menjadi bagian dari materi Hak Angket.

“Non kebijakan, saya rasa itu sudah melanggar aturan dan tentunya saya merasa terusik dengan apa yang dilakukan DPRD yang terlalu jauh masuk ke ranah pribadi, karena itu sifatnya non kebijakan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Provinsi NTT Diambang Pemekaran, Ini Daftar Wilayah dan Ibu Kota yang Diusulkan

Kendati merasa keberatan, Husniah memastikan tetap menghormati seluruh proses Hak Angket yang sedang berjalan. Ia berharap pembahasan dilakukan secara objektif, profesional, dan tetap berada dalam koridor pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Di akhir pernyataannya, Husniah mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan etika serta memusatkan perhatian pada isu-isu yang benar-benar menyangkut kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Gowa, bukan pada persoalan pribadi yang tidak berkaitan dengan tugas pemerintahan.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim
Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur
HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Pelukan Terakhir Ibu untuk Bayinya di Bawah Reruntuhan Gempa, Dua Anak Tewas Bersama Sang Ibu di Manggarai Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15 WITA

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Berita Terbaru

error: Content is protected !!