Flobamor.com – Dukungan terhadap Calon Kepala Desa (Cakades) petahana Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Severius Vedi, terus menguat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada September 2026 mendatang.
Kali ini, dukungan datang dari tiga tokoh adat (Tu’a Golo) yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat, yakni Tu’a Golo Culu, Tu’a Golo Nobo, dan Tu’a Golo Mbore. Tidak hanya itu, mantan Kepala Desa Tondong Belang, Fransiskus Hasa, juga secara terbuka menyatakan dukungannya kepada petahana untuk kembali memimpin desa Todong Belang pada periode berikutnya.
Bersatunya para tokoh adat bersama mantan kepala desa dinilai menjadi sinyal kuat bahwa dukungan terhadap Fransiskus Severius Vedi tidak hanya berasal dari kalangan pendukungnya selama ini, tetapi juga dari para pemangku adat dan tokoh masyarakat yang menginginkan keberlanjutan pembangunan di Desa Tondong Belang.
Tiga tokoh adat menilai kepemimpinan Fransiskus Severius Vedi selama satu periode terakhir telah menunjukkan berbagai capaian yang dirasakan masyarakat. Menurut mereka, program pembangunan desa berjalan dengan baik, pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan, serta hubungan antara pemerintah desa dengan lembaga adat tetap terjaga secara harmonis.
Salah satu perwakilan tokoh adat mengatakan, dukungan yang diberikan bukan sekedar bentuk kedekatan pribadi, tetapi didasarkan pada penilaian terhadap rekam jejak kepemimpinan petahana.
“Dukungan ini lahir dari komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan desa. Rekam jejak dan prestasi yang telah diukir Fransiskus Severius Vedi selama satu periode menjadi bukti nyata. Kami berharap tren positif dan kemajuan yang sudah dirasakan masyarakat terus dilanjutkan pada periode berikutnya,” ujarnya salah satu perwakilan tokoh adat.
Menurut para tokoh adat, keberlanjutan kepemimpinan dinilai penting agar berbagai program pembangunan yang telah berjalan tidak terhenti di tengah jalan. Mereka berharap pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai adat tetap menjadi prioritas pemerintahan desa ke depan.
Sementara itu, dukungan dari mantan Kepala Desa Tondong Belang, Fransiskus Hasa, juga menjadi perhatian masyarakat. Sebagai figur yang pernah memimpin desa tersebut, sikap politiknya dinilai memiliki pengaruh terhadap dinamika Pilkades.
Dengan mengalirnya dukungan dari tiga Tu’a Golo dan mantan kepala desa, posisi Fransiskus Severius Vedi sebagai calon petahana dinilai semakin kuat menghadapi kontestasi Pilkades Tondong Belang.
Fransiskus Severius Vedi sendiri menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan para tokoh adat dan mantan kepala desa. Ia menilai dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata dan komitmen untuk terus membangun desa.
“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Jika kembali dipercaya memimpin, saya berkomitmen melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi demi kemajuan Desa Tondong Belang dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” ungkapnya.












