HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan anak-anak Paskibraka dari SMA Negeri 2 Lembor (Foto: Dok.Flobamor.com)

Penampilan anak-anak Paskibraka dari SMA Negeri 2 Lembor (Foto: Dok.Flobamor.com)

Flobamor.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, berlangsung dalam suasana khidmat, sederhana, namun sarat makna, Senin (17/8/2026).

Di tengah suasana duka pascagempa magnitudo  (M) 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026), peringatan kemerdekaan tahun ini tidak digelar dengan kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Upacara yang dipusatkan di lapangan Kaka botek, Malawatar, wilayah Kecamatan Lembor, melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkompincam, OPBD, pemerintah desa, hingga lembaga pendidikan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara mandiri dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

BACA JUGA:  Fakta Mengejutkan! 556 Kapal Wisata di Labuan Bajo Belum Bayar Pajak Sejak Dua Tahun
HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Foto: Sekretaris Camat Lembor sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Hironimus Darsi.

Sekretaris Camat Lembor sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Hironimus Darsi mengatakan, semangat kemerdekaan dan kedaulatan harus dimulai dari tingkat paling bawah, termasuk dengan membangun kemandirian masyarakat.

“Kata ‘berdaulat’ itu berarti kita siap berdiri di atas kaki sendiri dalam segala hal,” ujarnya saat diwawancarai wartawan Flobamor.com, Senin (17/8/2026).

Namun, suasana perayaan tahun ini sengaja dibuat lebih sederhana. Atas arahan Bupati Manggarai Barat, upacara digelar tanpa iringan bunyi-bunyian. Sambutan Bupati Manggarai Barat juga tidak dibacakan.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap kondisi masyarakat yang masih berada dalam suasana duka dan kewaspadaan pascagempa.

BACA JUGA:  Ketua LPPDM NTT Sebut Kapolda Sibuk Kejar Sopi, Kasus Korupsi Diabaikan

“Bukan karena kami tidak ingin merayakan kemerdekaan. Namun situasi belum memungkinkan. Di tengah bencana dan kondisi yang belum benar-benar aman, kami ingin momen ini menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan,” kata Darsi.

Menurutnya, kemerdekaan dalam situasi bencana tidak hanya dimaknai melalui upacara dan kemeriahan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.

Pesan kemanusiaan pun menjadi salah satu inti peringatan HUT ke-81 RI di Lembor.

“Lebih peduli bukan karena kita berlimpah, tetapi dalam keterbatasan apa pun, mari kita tetap berbagi. Itulah prinsip yang kami pegang,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bambu Asal Manggarai Barat Resmi Menembus Pasar Dunia, 15 Ribu Batang Diekspor ke Polandia

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat solidaritas, terutama kepada warga yang terdampak bencana.

Di tengah kesederhanaan itu, penampilan anak-anak Paskibraka dari SMA Negeri 2 Lembor turut mendapat apresiasi. Mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan yang terbaik dalam upacara kemerdekaan.

Hironimus menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah berlatih dan mempersiapkan diri, meski pelaksanaan HUT RI tahun ini harus menyesuaikan dengan kondisi kemanusiaan pascagempa.

“Kemerdekaan dirayakan dengan sederhana, tetapi semangat untuk saling menguatkan justru menjadi lebih bermakna,” Pintanya.

Penulis : Bonefasius Jatang

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!