Fakta Mengejutkan! 556 Kapal Wisata di Labuan Bajo Belum Bayar Pajak Sejak Dua Tahun

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (Dok.Flobamor.com)

Perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (Dok.Flobamor.com)

Flobamor.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan pariwisata Labuan Bajo, ratusan kapal wisata yang setiap hari mengangkut wisatawan ternyata belum membayar pajak daerah. Ironisnya, kapal-kapal tersebut masih tetap beroperasi dan bebas berlayar.

Data yang dihimpun Flobamor.com dari data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Manggarai Barat mencatat, dari 812 kapal wisata yang beroperasi hingga tahun 2026, baru 256 kapal yang tercatat memenuhi kewajiban bayar pajak.
Artinya, sebanyak 556 kapal wisata belum membayar pajak daerah.

Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab belum optimalnya penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manggarai Barat dari sektor usaha kapal wisata.

BACA JUGA:  Viral! Dua Warga NTT Teken Surat Perjanjian Final Piala Dunia 2026, Tanah dan 18 Ekor Sapi Senilai Rp 215 Juta Jadi Taruhan

Padahal, aktivitas kapal wisata di Labuan Bajo terus meningkat seiring tingginya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Bapenda Manggarai Barat, Maria Yuliana Rotok, atau akrab disapa Leli, mengakui tingkat kepatuhan pelaku usaha kapal wisata masih menjadi tantangan utama pemerintah daerah.

“Kesadaran wajib pajak memang mulai tumbuh, tetapi masih banyak pelaku usaha yang belum mendaftarkan diri maupun memenuhi kewajibannya,” kata Leli saat dikonfirmasi Redaksi Flobamor.com, Kamis (18/6/2026).

Leli menjelaskan, sejak pemerintah daerah mulai mengoptimalkan pemungutan pajak kapal wisata pada tahun 2024, penerimaan daerah memang menunjukkan tren positif.

BACA JUGA:  BKH dan Senator Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Rahong Utara

“Pada tahun 2024, sektor ini menyumbang sekitar Rp3,3 miliar, kemudian meningkat menjadi lebih dari Rp4 miliar pada 2025, dan diperkirakan kembali mengalami kenaikan pada tahun 2026,” ujarnya.

Meski demikian, angka tersebut dinilai masih jauh dari potensi riil yang seharusnya dapat diperoleh daerah dari pajak kapal wisata.

Leli menyebut masih rendahnya kesadaran sebagian pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban perpajakan.

Mirisnya, sebagian kapal wisata yang belum membayar pajak tersebut masih tetap beroperasi. Karena itu, Pemkab Manggarai Barat mulai menjalin koordinasi dengan KSOP Labuan Bajo agar kepatuhan pajak dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam penerbitan Surat Izin Persetujuan Berlayar (SIPB).

BACA JUGA:  Solidaritas di Desa Sewar: Polisi, Pastor, dan Warga Bersatu Perbaiki Jalan Rusak

“Pemerintah daerah kini terus melakukan koordinasi dengan KSOP untuk melakukan pendataan, sosialisasi, dan koordinasi dengan berbagai pihak pelaku usaha kapal wisata guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” jelas Leli.

Dengan 556 kapal wisata yang belum membayar pajak, potensi PAD senilai miliaran rupiah setiap tahun terancam tidak terserap secara maksimal.

Berita Terkait

Sudah Dua Kali Diperingatkan DKP NTT, Aktivitas Docking Kapal di Labuan Bajo Makin Ramai Beroperasi
Pantai Pede hingga Gorontalo Dijadikan Lokasi Docking Kapal, Legalitas dan Pengawasan Dipertanyakan
Tiga Kali Ricuh, Tokoh Masyarakat Desak Turnamen Messah Cup III Segera Dihentikan
Pelarian Berakhir! Itok Aman, Bos Travel Labuan Bajo Top yang Diduga Tipu Turis Berkali-kali Ditangkap Polisi
Geger! Oknum Kades di Labuan Bajo Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Kabur Saat Digerebek Suami Sah
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Hotmix Baru Sehari, Proyek Jalan Rp14,5 Miliar Watu Cie–Deno Manggarai Timur Sudah Rusak
Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:42 WITA

Sudah Dua Kali Diperingatkan DKP NTT, Aktivitas Docking Kapal di Labuan Bajo Makin Ramai Beroperasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:11 WITA

Tiga Kali Ricuh, Tokoh Masyarakat Desak Turnamen Messah Cup III Segera Dihentikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:59 WITA

Pelarian Berakhir! Itok Aman, Bos Travel Labuan Bajo Top yang Diduga Tipu Turis Berkali-kali Ditangkap Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WITA

Geger! Oknum Kades di Labuan Bajo Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Kabur Saat Digerebek Suami Sah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!