Mendagri Serukan Gubernur Se-Indonesia Beri Bantuan ke Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menjadi korban pascagempa NTT, Minggu (16/8/2026)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menjadi korban pascagempa NTT, Minggu (16/8/2026)

Flobamor.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memerintahkan kepada para gubernur di Indonesia untuk memberi bantuan kepada korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tito menyebut para gubernur harus ikut meringankan beban korban gempa NTT

“Pak Menteri mendorong agar seluruh kepala daerah yang memiliki kemampuan untuk ikut meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” ujar Wamendagri Bima Arya di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026). Bima Arya menjelaskan, Tito bahkan terjun langsung ke lokasi bencana di NTT.

BACA JUGA:  Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim

Dia menyebut eks Kapolri tersebut turut mengkoordinasikan bantuan dari para gubernur.

“Pak Menteri sudah langsung ke sana di hari pertama, mengkoordinasikan langkah-langkah di lapangan, dan juga mengkoordinasikan bantuan-bantuan dari berbagai daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  RSUD Komodo Labuan Bajo Berikan Klarifikasi Resmi Soal Dugaan Penelantaran Pasien 66 Tahun, Simak Penjelasan Lengkapnya

“Alhamdulillah para gubernur memberikan bantuan natura, bahan makanan, peralatan, dan lain-lain,” ujar Arya.

Diketahui, gempa bermagnitudo (M) 7,7 sempat mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB lalu.

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 itu pun bertambah menjadi 53 orang.

BACA JUGA:  BMKG Catat 2.403 Kali Gempa Susulan Guncang Flores hingga 18 Agustus

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, jumlah korban meninggal dunia itu berdasarkan data pada per Minggu (16/8/2026) sore.

“Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia,” ucap Abdul dalam konferensi pers virtual, Minggu (16/8/2026).

 

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!