Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Pertandingan Liga Italia Ditunda

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flobamor.com, Vatikan City-Paus Kabar duka datang dari pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Fransiskus pada Senin 21 April 2025. Paus meninggal dunia pada usia 88 tahun. Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan duka mendalam termasuk juga insan sepak bola.

Paus Fransiskus dikenal punya kedekatan dengan sepak bola. Liga Italia pun memutuskan untuk menunda seluruh pertandingan yang seharusnya berlangsung pada hari Senin 21 April 2025 ini.

Seharusnya pekan ke-33 Liga Italia akan memainkan empat pertandingan tersisa pada Paskah Senin. Namun pengelola Liga Italia memutuskan menunda seluruh laga baik Serie A, Serie B, Serie C hingga Primavera.

Juventus pun batal bertanding malam ini.  Bianconeri seharusnya berhadapan dengan tuan rumah Parma di Stadion Ennio Tardini. Tiga laga Serie A lain yang ditunda adalah Torino-Udinese, Cagliari-Fiorentina, dan Genoa-Lazio.

BACA JUGA:  Warga Golo Koe Labuan Bajo Geram, Gudang Bir Beroperasi di Tengah Permukiman

Belum diumumkan kapan seluruh laga tunda tersebut akan dimainkan. Keputusan baru akan diambil beberapa hari mendatang karena Italia sangat berduka dengan kepergian Paus Fransiskus.

Di pekan 33 Liga Italia, sudah ada enam pertandingan yang dilangsungkan saat periode Paskah akhir pekan kemarin. Seperti saat Bologna mengalahkan Inter Milan 1-0, Atalanta menekuk AC Milan 1-0 hingga Como mencukur Lecce 3-0.

Kepergian Paus Fransiskus

 

Paus Fransiskus mengembuskan napas terakhirnya pada usia 88 tahun, Senin pagi (21/4) pukul 07.35 waktu setempat, di kediamannya di Casa Santa Marta.

Pengumuman resmi disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo dari Kamar Apostolik.

“Dengan kesedihan mendalam, saya harus mengumumkan wafatnya Bapa Suci kita Fransiskus. Seluruh hidupnya diabdikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya,” ujar Farrell.

BACA JUGA:  Bupati Edi Endi  Lantik 15 Pejabat Eselon II, Tekankan Persatuan dan Percepatan Digitalisasi Birokrasi

Ia menambahkan bahwa Paus Fransiskus telah menjadi teladan sejati dalam menghayati Injil dengan keberanian dan cinta kasih universal, khususnya terhadap kaum miskin dan terpinggirkan.

Paus Fransiskus sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli sejak 14 Februari 2025 karena bronkitis. Kondisinya memburuk pada 18 Februari setelah didiagnosis menderita pneumonia bilateral. Setelah menjalani perawatan selama 38 hari, ia sempat kembali ke Vatikan, namun akhirnya menghembuskan napas terakhir di kediamannya.

Duka Mendalam Dunia

Mengutip The Guardian, Senin (21/4/2025), sejumlah pemimpin negara menyampaikan belasungkawa mereka atas kepergian pemimpin umat Katolik dunia yang dikenal dengan kesederhanaan dan perhatian mendalam pada isu-isu sosial.

Perdana Menteri Belanda Dick Schoof, menyebut Paus Fransiskus sebagai “sosok rakyat” yang menyuarakan berbagai isu penting di era modern.

BACA JUGA:  MPLS SMAN 1 Lembor Berakhir, Sekolah Tanamkan Budaya 5S dan Tegaskan Komitmen Anti Bullying

“Komunitas Katolik global mengucapkan selamat jalan kepada seorang pemimpin yang mengenali persoalan-persoalan penting zaman ini dan menyorotinya. Dengan gaya hidup sederhana, tindakan penuh kasih, dan pelayanan tanpa pamrih, Paus Fransiskus menjadi panutan bagi banyak orang, baik Katolik maupun non-Katolik. Kami mengenangnya dengan penuh rasa hormat,” tulis Schoof melalui akun X (sebelumnya Twitter).

Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon juga mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergian Paus.

“Saya sedih mendengar Paus Fransiskus meninggal. Sosok penuh kerendahan hati ini meninggalkan warisan berupa komitmen teguh pada kaum rentan, keadilan sosial, dan dialog antaragama. Pikiran saya tertuju pada umat Katolik serta semua orang di Selandia Baru dan seluruh dunia yang berduka atas kepergiannya,” tulis Luxon.

Berita Terkait

Staf KPK Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang saat OTT
Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Diduga Tersandung Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan
Polres Sikka Tangkap Pencurian Residivis Curanmor hingga Pick Up Lintas Kabupaten
Kejati NTT Tahan 5 Tersangka Korupsi MTN Bank NTT, Kerugian Negara Rp50 Miliar
Sudaryono Nyatakan Perang terhadap Kickback Program MBG: Minta Jatah, Siap-Siap Diproses Pidana!
Babak Baru Kasus Dugaan Kajari Medan Peras Kontraktor di Kupang, Jamwas Kembali Periksa Sejumlah Saksi
Fokus Pengamanan Eksternal, Polres Manggarai Pastikan Kongres PMKRI Berjalan Aman
Tragedi Berdarah di Papua! Tiga Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, TNI Diserang Saat Evakuasi Jenazah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:13 WITA

Staf KPK Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang saat OTT

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:10 WITA

Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Diduga Tersandung Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:15 WITA

Polres Sikka Tangkap Pencurian Residivis Curanmor hingga Pick Up Lintas Kabupaten

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:10 WITA

Kejati NTT Tahan 5 Tersangka Korupsi MTN Bank NTT, Kerugian Negara Rp50 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 21:59 WITA

Sudaryono Nyatakan Perang terhadap Kickback Program MBG: Minta Jatah, Siap-Siap Diproses Pidana!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!