MPLS SMAN 1 Lembor Berakhir, Sekolah Tanamkan Budaya 5S dan Tegaskan Komitmen Anti Bullying

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

67 Peserta didik baru SMAN 1 Lembor mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berakhir pada Jumat (17/7/2026) foto: Dok.Bonefasius Jatang)

67 Peserta didik baru SMAN 1 Lembor mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berakhir pada Jumat (17/7/2026) foto: Dok.Bonefasius Jatang)

Flobamor.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi berakhir pada Jumat (17/7/2026).

Selama lima hari pelaksanaan, sekolah menitikberatkan pembentukan karakter siswa melalui budaya 5S serta penguatan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perilaku menyakiti, mengintimidasi, mengancam, mempermalukan, atau mengucilkan seseorang yang dilakukan secara sengaja dan berulang, sehingga membuat korban merasa takut, tertekan, atau tidak berdaya (perundungan).

Guru Kesiswaan SMAN 1 Lembor, Sry Wahyuni Yahya, S.Pd, mengatakan rangkaian MPLS berjalan lancar hingga hari terakhir yang diisi kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 11.00 Wita.

“Secara umum pelaksanaan berjalan aman dan tertib. Ada beberapa siswa yang tidak hadir di hari terakhir karena kelelahan setelah mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari,” kata Sry Wahyuni kepada Wartawan Flobamor.com, Jumat (17/7).

BACA JUGA:  Kejati NTT Siap Panggil dan Periksa 3 Oknum Jaksa dalam Kasus Dugaan Pemerasan Kontraktor

Menurutnya, pembentukan karakter menjadi salah satu fokus utama selama MPLS. Sekolah membiasakan siswa menerapkan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun, dengan pendampingan langsung dari pengurus OSIS.

Ia mengakui perubahan perilaku siswa tidak bisa terjadi secara instan. Namun, pembiasaan tersebut diharapkan menjadi fondasi karakter selama mereka menempuh pendidikan di SMAN 1 Lembor.

“Perubahan sikap tentu membutuhkan proses. Yang terpenting, pembiasaan itu sudah mulai ditanamkan sejak hari pertama mereka masuk sekolah,” ujarnya.

Usai MPLS, sekolah akan memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan siswa, mulai dari ketepatan waktu mengikuti apel pagi hingga kehadiran di kelas.

67 peserta didik baru SMKN 1 Lembor Tahun Ajaran 2026-2027 (Foto.Dok: Bonefasius Jatang)
67 peserta didik baru SMKN 1 Lembor, tahun ajaran 2026/2027 (Foto: Dok.Bonefasius Jatang)

Prioritaskan Sekolah Aman dari Bullying

BACA JUGA:  Kasus Pencurian Hasil Bumi di Lahan Milik Warga Rempo Lembor Semakin Marak, Warga Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Selain pembentukan karakter, materi mengenai Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman (LBA) menjadi salah satu perhatian utama dalam MPLS tahun ini.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

Sry menegaskan sekolah telah menyediakan layanan pengaduan bagi siswa yang mengalami maupun menyaksikan tindakan bullying. Identitas pelapor dipastikan tetap dirahasiakan.

“Kami ingin semua siswa merasa aman dan nyaman di sekolah. Jika ada yang mengalami atau melihat perundungan, silakan melapor kepada guru melalui layanan pengaduan yang sudah disediakan. Kerahasiaan pelapor kami jamin,” tegasnya.

Untuk membantu siswa baru beradaptasi, SMAN 1 Lembor juga menerapkan kegiatan literasi setiap pagi pukul 07.00-07.15 Wita sebelum proses belajar mengajar dimulai. Kegiatan tersebut didampingi guru piket kesiswaan.

Fasilitas Terus Dilengkapi

BACA JUGA:  Diduga Salah Tangkap, Tim Polda NTT Amankan Gula Halus yang Dikira Sabu

Sry mengatakan sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan melengkapi berbagai fasilitas, seperti laboratorium, perpustakaan, lapangan sepak bola, kantin, drumband, hingga sarana pendukung kegiatan Pramuka dan OSIS.

Sry mengungkapkan, SMAN 1 Lembor menerima 67 peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Meski jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 73 siswa.

Meski demikian, Sry menyebut minat masyarakat terhadap SMAN 1 Lembor tetap tinggi. Bahkan, terdapat sejumlah siswa yang awalnya mendaftar ke sekolah lain namun akhirnya memilih melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Lembor.

Di akhir MPLS, pihak sekolah mengajak orang tua terus mendukung proses pendidikan anak dan berharap seluruh siswa baru mampu menjaga disiplin, menghormati sesama, serta bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berprestasi.

Penulis : Bonefasius Jatang

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Polda Metro Pastikan Emas 74 Kg hingga Uang Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli
Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Jalani Pemeriksaan Perdana di Kejaksaan Agung
Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
Duduk Perkara 3 Kasus yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka
Ke Mana Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah? Bak Ditelan Bumi Setelah Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Terbongkar! Polda NTT Sita 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Mengarah ke Manggarai Barat
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun 2026, Siap Bahas Saat Reses Demi Berantas Koruptor

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:24 WITA

Polda Metro Pastikan Emas 74 Kg hingga Uang Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:27 WITA

MPLS SMAN 1 Lembor Berakhir, Sekolah Tanamkan Budaya 5S dan Tegaskan Komitmen Anti Bullying

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:34 WITA

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Jalani Pemeriksaan Perdana di Kejaksaan Agung

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:37 WITA

Duduk Perkara 3 Kasus yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Don Ritto, tersangka kasus korupsi (foto: Dok Istimewa)

BERITA TERKINI

Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:15 WITA

Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

EKONOMI

Presiden Prabowo Minta Evaluasi Total MBG

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:32 WITA

error: Content is protected !!