Warga Kesal, Tongkrongan di Halaman Kantor Camat Komodo Dinilai Tak Pantas: Pelayanan Buruk dan Pengunjung Mabuk

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tongkrongan di halaman kantor camat Komodo (foto//Flobamor.com)

LABUAN BAJO, Flobamor.com Suasana halaman depan Kantor Camat Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, yang seharusnya mencerminkan wibawa pemerintahan, kini berubah menjadi tempat nongkrong yang dinilai tak pantas. Sejumlah warga mengaku geram dan mempertanyakan keberadaan tongkrongan yang beroperasi bebas di lokasi tersebut.

Peristiwa itu mencuat usai beberapa pengunjung mengeluhkan pelayanan buruk dan sikap tak sopan dari pemilik tongkrongan pada Kamis (23/10/2025) dini hari. Salah satu pengunjung, Hery, menceritakan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya bersama dua rekannya saat hendak menikmati secangkir kopi.

“Awalnya kami cuma mau ngopi setelah dari Rumah Sakit Siloam. Tapi pelayanan yang kami dapat malah bikin emosi,” ujar Hery kepada Flobamor.com, Kamis pagi.

BACA JUGA:  Ketua LSM LPPDM NTT Desak Kadis PPO Manggarai Timur Copot Kepsek SDN Bea Lenda

Menurutnya, setelah memesan tiga gelas kopi, pemilik tongkrongan terlihat sibuk bermain ponsel sambil menyiapkan pesanan. Ironisnya, kopi yang sudah diseduh dibiarkan begitu saja di atas meja tanpa diantarkan kepada pelanggan.

“Sudah lama menunggu, baru dia panggil dan suruh ambil sendiri. Padahal kami yang bayar. Cara seperti itu sama sekali tidak sopan,” ungkapnya dengan nada kesal.

Namun bukan hanya pelayanan yang jadi sorotan. Hery juga mempertanyakan legalitas usaha tersebut. Ia menilai keberadaan tongkrongan di halaman kantor camat tidak hanya menyalahi etika, tapi juga menimbulkan tanda tanya besar soal izin usaha dan retribusi daerah.

BACA JUGA:  Peduli Kemanusiaan, Bhabinkamtibmas Polsek Lembor Sambangi Pekerja Galian Pasir di Tengah Cuaca Buruk

“Kok bisa buka seenaknya di halaman kantor camat? Siapa yang kasih izin? Apakah ada kontribusi ke kas daerah?” katanya heran.

Lebih jauh, Hery menilai aktivitas tongkrongan tersebut juga berpotensi mencoreng citra pemerintahan lokal. Selain penggunaan listrik yang diduga bersumber dari fasilitas kantor, ia juga menyebut banyak pengunjung datang dalam kondisi mabuk berat.

“Tempat seperti itu jelas tidak pantas di area pemerintahan. Saya sendiri sering melihat pengunjung yang datang di lokasi dalam keadaan mabuk minuman keras. Ini bukan tempat hiburan malam, ini kantor camat,” tegasnya.

Menurut pantauan warga, tongkrongan itu kerap ramai hingga larut malam, bahkan menjelang subuh dan pengunjung yang tak terkontrol disebut menjadi pemandangan biasa di sana. Kondisi ini membuat banyak pihak mempertanyakan pengawasan dari pihak kecamatan terhadap aktivitas di halaman kantor tersebut.

BACA JUGA:  Manggarai Barat Bakal Punya 31 Desa Baru, Ini Daftarnya!

Hery pun mendesak agar pihak Kecamatan Komodo segera menertibkan atau menutup tongkrongan itu sebelum menimbulkan dampak lebih luas terhadap lingkungan sekitar.

“Kalau dibiarkan, bisa merusak citra pemerintahan dan menurunkan rasa hormat masyarakat terhadap lembaga publik,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Komodo belum memberikan keterangan resmi terkait status izin maupun aktivitas tongkrongan yang beroperasi di area halaman depan kantor camat komodo.

Berita Terkait

Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong
Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali
Usai Dicopot Prabowo, Kini Jadi Tersangka: Harta Rp9 Miliar Dadan Hindayana Terungkap
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka
Nasib 17 Bidang Tanah di Labuan Bajo Masih Menggantung, Muhammad Syair Ungkap Kendala Penerbitan Surat Pengukuhan
Polda NTT Didesak Ungkap Pemilik 180 Ton BBM Subsidi Ilegal yang Disita dan Dilelang Kejari Mabar
Tim Resmob Polres Kupang Berhasil Ringkus Buronan Kasus Pencurian Hand Traktor

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WITA

Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:39 WITA

Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:36 WITA

Usai Dicopot Prabowo, Kini Jadi Tersangka: Harta Rp9 Miliar Dadan Hindayana Terungkap

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:54 WITA

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:57 WITA

Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka

Berita Terbaru

Wisata air terjun Cunca Wulang (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka

Rabu, 3 Jun 2026 - 11:57 WITA

error: Content is protected !!