Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Dua Turis Austria Diterbangkan dari Labuan Bajo menuju Bali untuk Dikremasi (Dok.istimewa)

Jenazah Dua Turis Austria Diterbangkan dari Labuan Bajo menuju Bali untuk Dikremasi (Dok.istimewa)

Flobamor.com – Setelah sepuluh hari disemayamkan di RSUD Komodo, jenazah dua wisatawan asal Austria yang tewas dalam insiden jatuh dari jembatan gantung di objek wisata Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, akhirnya diterbangkan ke Denpasar, Bali, Rabu (3/6/2026) pagi.

Pemulangan jenazah pasangan suami istri tersebut dilakukan atas permintaan resmi keluarga yang berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Austria di Indonesia.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, mengatakan proses pengantaran jenazah menuju Bandara Internasional Komodo mendapat pengawalan ketat dari jajaran kepolisian.

“Jenazah kami kawal langsung dari RSUD Komodo menuju bandara. Seluruh prosedur identifikasi telah kami rampungkan untuk proses serah terima di Bali nanti,” ujar AKP Lufthi.

BACA JUGA:  Sengketa Tanah di Malok Ras Labuan Bajo Terus Bergulir, Tua Adat Nggorang Tegaskan: Tanah Itu Milik Julio Dos Santos

Rombongan tiba di Bandara Komodo sekitar pukul 06.30 Wita. Namun sebelum diberangkatkan, peti jenazah beserta barang-barang pribadi korban harus melalui pemeriksaan ketat oleh petugas Karantina Kesehatan dan Imigrasi.

Menurut Lufthi, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari protokol internasional yang wajib dipenuhi dalam proses pengiriman jenazah warga negara asing.

“Pemeriksaan ini wajib dilakukan sebagai bagian dari protokol kesehatan internasional yang berlaku,” kata Lufthi.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kedutaan Besar Austria, jenazah kedua korban akan dikremasi terlebih dahulu di Bali sebelum abu jenazah dipulangkan ke negara asal mereka.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Yuliaus Weng Resmi Buka Turnamen Voli Idul Adha Cup 1447 H di Soknar Golo Mori

“Anak kandung korban sudah berada di Denpasar dan akan menerima langsung jenazah orang tuanya. Setelah proses kremasi selesai, abu jenazah akan diteruskan ke Austria,” ungkapnya.

Seluruh barang pribadi milik korban juga telah dikemas dalam satu koper khusus dan dikirim bersama peti jenazah.

Kedua korban diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6332 yang lepas landas dari Bandara Komodo pada pukul 09.50 Wita menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Karena tidak ada anggota keluarga yang berada di Labuan Bajo, pihak RSUD Komodo turut mengambil peran dalam proses pendampingan jenazah hingga tiba di Bali.

BACA JUGA:  Pria di NTT Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Terhadap Anak Tirinya Sendiri

Kepala Kamar Jenazah RSUD Komodo, Agustinus Janggu, ditunjuk langsung sebagai pendamping penerbangan dengan membawa kuasa resmi dari keluarga korban.

“Perwakilan rumah sakit akan menyerahkan jenazah secara langsung kepada pihak Kedutaan Besar Austria di Bali,” tutup AKP Lufthi.

Perjalanan pulang kedua wisatawan tersebut menjadi akhir dari tragedi yang mengguncang sektor pariwisata Labuan Bajo, setelah keduanya kehilangan nyawa dalam insiden jatuh dari jembatan gantung di kawasan wisata alam Cunca Wulang.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Diduga Sering Bawa Pulang Bahan Makanan, Tujuh Karyawan Dapur MBG di Larantuka NTT Dipecat
Tersangka Korupsi MBG Bertambah! Komisaris PT YAT Ditahan Kejagung
Kejari Medan Bantah Tuduhan Pemerasan Kontraktor di Kupang: Ngaku Siap Hadapi Pemeriksaan KPK
Diduga Peras Kontraktor di Kupang, Kajari Medan dan Pejabat Kejati NTT Dilaporkan ke KPK
Kejagung Perluas Penyidikan Korupsi MBG, Satu Tersangka Baru Resmi Ditahan
Kadis PKO Mabar Tegaskan SPMB 2026/2027 Gratis, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran
Elza Syarief Sebut Kepala BGN Nanik S Deyang Masuk Daftar 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
Kepala Bulog Ruteng Dimutasi Usai Dilaporkan ke Kejari Manggarai, LPPDM: Jangan Jadikan Alasan Hentikan Kasus

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:08 WITA

Diduga Sering Bawa Pulang Bahan Makanan, Tujuh Karyawan Dapur MBG di Larantuka NTT Dipecat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:18 WITA

Tersangka Korupsi MBG Bertambah! Komisaris PT YAT Ditahan Kejagung

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:30 WITA

Kejari Medan Bantah Tuduhan Pemerasan Kontraktor di Kupang: Ngaku Siap Hadapi Pemeriksaan KPK

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:07 WITA

Diduga Peras Kontraktor di Kupang, Kajari Medan dan Pejabat Kejati NTT Dilaporkan ke KPK

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:17 WITA

Kadis PKO Mabar Tegaskan SPMB 2026/2027 Gratis, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran

Berita Terbaru

Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik dilingkungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (12/6/2016 (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Tersangka Korupsi MBG Bertambah! Komisaris PT YAT Ditahan Kejagung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:18 WITA

error: Content is protected !!