Kesbangpol Mabar Siap Turun Lapangan, Telusuri Dugaan Kantor Fiktif NasDem dan Dana Banpol Rp373 Juta!

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Frans Partono (Foto//Redaksi Flobamor.com)

LABUAN BAJO, Flobamor.com Polemik di tubuh DPD Partai NasDem Manggarai Barat makin memanas. Kali ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Frans Partono, ikut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pemindahan kantor sekretariat partai NasDem yang disebut-sebut sudah berpindah sejak 2023.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan resmi dari DPD NasDem bahwa mereka pindah kantor. Berdasarkan dokumen kami, sekretariat masih tercatat di Patung Caci, Batu Cermin,” ujar Frans saat diwawancarai Flobamor.com diruang kerjanya, Kamis (30/10/2025).

BACA JUGA:  Isu Begal di Labuan Bajo Ternyata Hoaks, Ini Penjelasan Lengkap dari Pria yang Dituding Pelaku

Masalahnya, lokasi yang tercatat sebagai kantor resmi partai itu kini telah berubah menjadi gerai ritel DIAMONDFIRE, yang diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Manggarai Barat pada 25 September 2023.

“Saya baru tahu setelah baca berita bahwa kantor itu sudah dikontrakkan ke pihak swasta sejak tahun lalu. Tapi Ketua DPD NasDem bilang masih di situ. Ini jelas membingungkan,” tegas Frans.

Sorotan pada Dana Banpol Rp373 Juta

Frans juga menyinggung soal penggunaan Dana Bantuan Partai Politik (Banpol) yang diterima DPD NasDem tahun ini, senilai Rp373.190.000, hasil perhitungan dari 37.319 suara sah dikalikan Rp10.000 per suara.

“Dana Banpol itu sudah diatur pembagiannya: 40 persen untuk kegiatan sekretariat, termasuk sewa kantor dan operasional, serta 60 persen untuk pendidikan politik. Kalau penggunaannya tidak sesuai, akan terlihat dalam audit BPK,” jelasnya.

BACA JUGA:  Tim Resmob Polres Kupang Berhasil Ringkus Buronan Kasus Pencurian Hand Traktor

Menurutnya, bila ditemukan adanya penyimpangan, hal tersebut bisa berujung pada dugaan pelanggaran hukum, meski pemeriksaan teknis berada di bawah kewenangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi NTT.

“Kalau ada indikasi penggunaan tidak sesuai peruntukan, nanti akan muncul dalam laporan audit tahunan. Itu mekanismenya,” tambah Frans.

Kesbangpol Siap Turun Lapangan

Terkait simpang siur domisili kantor NasDem, Frans memastikan bahwa Kesbangpol akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Kami akan cek langsung. Karena informasi yang kami terima, pihak NasDem bilang mereka hanya sementara pindah karena kegiatan internal. Tapi di lapangan, kantor lama sudah jadi toko,” ujarnya heran.

BACA JUGA:  Kualitas Buruk! Proyek Lapen di Desa Daleng Diduga Asal Jadi, Warga Geram Minta Perbaikan Total

Ia pun menegaskan pentingnya transparansi dan komunikasi resmi dari setiap partai politik penerima dana publik.

“Setiap partai wajib melapor jika ada perubahan alamat sekretariat. Itu bagian dari akuntabilitas publik. Kalau tidak, tentu akan kami klarifikasi lebih lanjut,” tutup Frans.

Hasil Penelusuran Flobamor.com

Penelusuran lapangan Flobamor.com menemukan bahwa alamat lama DPD NasDem di Patung Caci, Batu Cermin, kini telah sepenuhnya berubah fungsi menjadi gerai DIAMONDFIRE Labuan Bajo. Di Google Maps pun, alamat tersebut tak lagi tercatat sebagai kantor NasDem Manggarai Barat.

Penulis : Tim Flobamor

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Labuan Bajo Darurat Mafia Tanah! Kepala BPN Manggarai Barat Kembali Dijadwalkan Diperiksa Penyidik Polres
Masih Banyak Pengendara Bandel di Labuan Bajo, Kasat Lantas Polres Mabar Keluarkan Peringatan Tegas
Dilaporkan ke Polres Mabar Sejak 2024, Kasus Dugaan Penipuan Yogi Asmaranto Tak Kunjung Diproses, Korban Mengaku Kecewa
Wakil Bupati Yuliaus Weng Resmi Buka Turnamen Voli Idul Adha Cup 1447 H di Soknar Golo Mori
Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong
Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali
Usai Dicopot Prabowo, Kini Jadi Tersangka: Harta Rp9 Miliar Dadan Hindayana Terungkap
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:24 WITA

Labuan Bajo Darurat Mafia Tanah! Kepala BPN Manggarai Barat Kembali Dijadwalkan Diperiksa Penyidik Polres

Senin, 8 Juni 2026 - 21:48 WITA

Masih Banyak Pengendara Bandel di Labuan Bajo, Kasat Lantas Polres Mabar Keluarkan Peringatan Tegas

Senin, 8 Juni 2026 - 19:54 WITA

Dilaporkan ke Polres Mabar Sejak 2024, Kasus Dugaan Penipuan Yogi Asmaranto Tak Kunjung Diproses, Korban Mengaku Kecewa

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:04 WITA

Wakil Bupati Yuliaus Weng Resmi Buka Turnamen Voli Idul Adha Cup 1447 H di Soknar Golo Mori

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WITA

Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong

Berita Terbaru

error: Content is protected !!