Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Berhasil Menangkap Dua Eksekutor Curanmor dan Penadah

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku dan barang bukti berupa satu unit Honda Beat merah dan satu unit Honda CRF hitam-merah telah diamankan di Mapolresta Kupang Kota (foto ist)

Pelaku dan barang bukti berupa satu unit Honda Beat merah dan satu unit Honda CRF hitam-merah telah diamankan di Mapolresta Kupang Kota (foto ist)

flobamor.com, Kupang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kupang Kota melalui Unit Jatanras berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat.

Operasi penangkapan dilakukan pada Rabu (28/1/2026) di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, dan berujung pada diamankannya tiga orang terduga pelaku yang terlibat dalam sindikat tersebut.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., membenarkan penangkapan tersebut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari dua laporan polisi (LP) tertanggal 27 Januari 2026, terkait hilangnya sepeda motor milik korban berinisial B dan T di kawasan kos-kosan Jalan Soverdi, Kelurahan Oebufu.

BACA JUGA:  Enam Jaksa Berprestasi Raih Penghargaan Adhyaksa Award 2025

Kompol Marselus menjelaskan, dua pelaku yakni MRT (35) dan ITN (22) berperan sebagai eksekutor yang mencari kendaraan dengan kondisi stang tidak terkunci. Sementara satu pelaku lainnya, MJL (29), bertindak sebagai penadah sekaligus pemasar hasil curian.

“Modus yang digunakan adalah memanfaatkan kelalaian korban yang tidak mengunci stang kendaraan. Setelah motor berhasil dikuasai, pelaku membongkar kunci kontak dan menggantinya dengan yang baru untuk menghilangkan jejak serta mempermudah penjualan,” ungkap Kompol Marselus.

BACA JUGA:  Viral! Warga Segel Tempat Hiburan Malam di Labuan Bajo, Protes Musik Bising hingga Tengah Malam

Penangkapan bermula dari pelaku penadah yang lebih dulu diamankan di Desa Mata Air. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian berhasil menjebak dan meringkus kedua eksekutor di lokasi berbeda tanpa perlawanan.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, aksi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

Saat ini, barang bukti berupa satu unit Honda Beat merah dan satu unit Honda CRF hitam-merah telah diamankan di Mapolresta Kupang Kota. Namun polisi masih terus melakukan penelusuran terkait kendaraan lain yang diduga juga hasil kejahatan.

BACA JUGA:  Respon Keluhan Warga, Kades Daleng Bersama Polsek Lembor Turun Langsung Monitoring Proyek Lapen di Dusun Peri

“Dua unit motor sudah kami amankan, namun masih ada tiga unit lainnya yang sedang dalam proses pengembangan oleh tim Jatanras,” tegas Kasat Reskrim.Polresta Kupang Kota mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci untuk mencegah tindak kriminal serupa.

Berita Terkait

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam
Gempa Susulan Mengguncang Flores NTT, BMKG Catat 235 Kali hingga Pukul 14.00 WIB
Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun
Keracunan MBG! Ratusan Murid dari 5 Sekolah di Karo Dilarikan Ke Rumah Sakit, Alami Gatal Mulut hingga Sesak Napas

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:19 WITA

Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:43 WITA

error: Content is protected !!