Pengembangan SDM Jadi Kunci Tingkatan Daya Saing Masyarakat Manggarai

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNIKA St.Paulus Ruteng Jurusan Bahasa Inggris bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai, Frederikus Inasio Jenarut, S.E (Dok.istimewa)

Mahasiswa UNIKA St.Paulus Ruteng Jurusan Bahasa Inggris bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai, Frederikus Inasio Jenarut, S.E (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Ruteng-  Peningkatan keterampilan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menghadapi persaingan kerja di era modern. Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Ketenagakerjaan terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai program pelatihan berbasis keterampilan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai, Frederikus Inasio Jenarut, S.E., menegaskan bahwa keterampilan atau skill kini menjadi modal utama bagi masyarakat untuk mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.

“Yang kita mau tingkatkan itu skill masyarakat. Daya saing sekarang semakin tinggi, kebutuhan hidup juga terus bertambah. Untuk zaman sekarang, skill itu nomor satu,” ujar Frederikus saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026).

Frederikus mengatakan, setiap individu memiliki potensi yang perlu dikembangkan. Namun, di tengah perubahan ekonomi dan teknologi saat ini, keterampilan atau skill menjadi aspek paling penting yang harus diperkuat.

BACA JUGA:  Labuan Bajo Darurat Mafia Tanah! Kepala BPN Manggarai Barat Kembali Dijadwalkan Diperiksa Penyidik Polres

“Yang kita mau tingkatkan itu skillnya, karena daya saing semakin tinggi dan kebutuhan masyarakat juga terus bertambah. Untuk zaman sekarang, skill itu nomor satu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas SDM tidak hanya bertujuan agar masyarakat mampu memperoleh pekerjaan, tetapi juga mendorong mereka menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah melalui dinas terkait telah menjalankan berbagai program pelatihan teknis bagi masyarakat. Pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, seperti bengkel, kuliner, hingga barbershop

Menurut Frederikus, pelatihan
barbershop menjadi salah satu program yang dikembangkan karena melihat adanya peluang usaha yang cukup besar. Sebelumnya, usaha tersebut banyak dijalankan oleh tenaga kerja dari luar daerah, khususnya dari Madura. Namun, seiring waktu, masyarakat lokal mulai melihat peluang dan mengembangkan usaha serupa.

“Sekarang sudah banyak orang Manggarai yang membuka usaha barbershop sendiri. Setelah pelatihan, kami juga melakukan pembinaan dan pemantauan untuk melihat apakah peserta sudah bekerja atau membuka usaha,” jelasnya.

BACA JUGA:  Capaian Kinerja Kejaksaan RI 2025: BPA Pulihkan Aset Negara Hingga Rp 19,65 Triliun

Selain pelatihan keterampilan teknis, pemerintah juga mulai memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Beberapa program dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dalam bidang teknologi, pemasaran, dan pengembangan produk.

Meski demikian, Frederikus mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan SDM di Kabupaten Manggarai. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya kemauan sebagian masyarakat untuk mengembangkan keterampilan setelah mengikuti pelatihan.

Menurutnya, sebagian peserta telah mendapatkan pelatihan bahkan bantuan peralatan kerja, namun belum semuanya mampu memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

“Tantangannya adalah niat. Setelah dilatih, mereka harus bekerja karena keterampilan sudah ada dan alat juga sudah dibantu. Namun, terkadang etos kerja masih kurang. Ada yang merasa selalu kekurangan modal, padahal persoalan utamanya sering kali adalah kemauan untuk memulai,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti masih adanya sebagian masyarakat yang memiliki harapan tinggi terhadap pekerjaan tanpa diimbangi peningkatan kemampuan. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menciptakan tenaga kerja yang produktif dan kompetitif.

BACA JUGA:  Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Untuk itu, Frederikus mengajak generasi muda Manggarai agar tidak terjebak pada rasa gengsi dalam memilih pekerjaan. Menurutnya, berbagai peluang ekonomi saat ini dapat muncul dari keterampilan sederhana yang ditekuni secara serius.

“Gengsi harus diturunkan. Banyak ilmu dan peluang yang bisa ditemukan melalui media sosial seperti TikTok, tetapi tidak semua orang mau mempelajarinya karena menganggap pekerjaan tertentu kurang bergengsi. Padahal yang paling penting adalah hasil dan kemampuan yang dimiliki,” katanya.

Melalui berbagai program peningkatan kapasitas, pemerintah berharap masyarakat Manggarai dapat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman, meningkatkan daya saing, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Penguatan SDM tersebut diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Diduga Sering Bawa Pulang Bahan Makanan, Tujuh Karyawan Dapur MBG di Larantuka NTT Dipecat
Tersangka Korupsi MBG Bertambah! Komisaris PT YAT Ditahan Kejagung
Kadis PKO Mabar Tegaskan SPMB 2026/2027 Gratis, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran
Kepala Bulog Ruteng Dimutasi Usai Dilaporkan ke Kejari Manggarai, LPPDM: Jangan Jadikan Alasan Hentikan Kasus
Labuan Bajo Darurat Mafia Tanah! Kepala BPN Manggarai Barat Kembali Dijadwalkan Diperiksa Penyidik Polres
Masih Banyak Pengendara Bandel di Labuan Bajo, Kasat Lantas Polres Mabar Keluarkan Peringatan Tegas
Dilaporkan ke Polres Mabar Sejak 2024, Kasus Dugaan Penipuan Yogi Asmaranto Tak Kunjung Diproses, Korban Mengaku Kecewa
Pengurus Pusat PMKRI Teken MoU Beasiswa S1-S3 dengan President University

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:07 WITA

Pengembangan SDM Jadi Kunci Tingkatan Daya Saing Masyarakat Manggarai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:08 WITA

Diduga Sering Bawa Pulang Bahan Makanan, Tujuh Karyawan Dapur MBG di Larantuka NTT Dipecat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:18 WITA

Tersangka Korupsi MBG Bertambah! Komisaris PT YAT Ditahan Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:17 WITA

Kadis PKO Mabar Tegaskan SPMB 2026/2027 Gratis, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:42 WITA

Kepala Bulog Ruteng Dimutasi Usai Dilaporkan ke Kejari Manggarai, LPPDM: Jangan Jadikan Alasan Hentikan Kasus

Berita Terbaru

Mahasiswa UNIKA St.Paulus Ruteng Jurusan Bahasa Inggris bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Manggarai, Frederikus Inasio Jenarut, S.E (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Pengembangan SDM Jadi Kunci Tingkatan Daya Saing Masyarakat Manggarai

Senin, 15 Jun 2026 - 15:07 WITA

Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik dilingkungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (12/6/2016 (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Tersangka Korupsi MBG Bertambah! Komisaris PT YAT Ditahan Kejagung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 12:18 WITA

error: Content is protected !!