Pemprov NTT Kucurkan Rp25 M Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 Miliar Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores (Foto: DPC.isth)

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 Miliar Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores (Foto: DPC.isth)

Flobamor.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi yang melanda tujuh kabupaten di Pulau Flores.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengatakan, anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi NTT dan akan digunakan secara bertahap sesuai kebutuhan penanganan di wilayah terdampak.

“Pemerintah Provinsi sendiri menyiapkan Rp25 miliar untuk penanganan bencana Flores,” kata Johni saat memeriksa penyaluran bantuan di Posko Tanggap Darurat Kantor BPBD NTT, Jumat (21/8/2026).

Menurut Johni, anggaran Rp25 miliar itu merupakan dukungan khusus dari Pemprov NTT.

BACA JUGA:  Polisi dan Imigrasi Amankan Dua Turis Asal Inggris yang Lakukan Freestyle Berbahaya di Jalanan Labuan Bajo

Jumlah tersebut belum termasuk bantuan dan sumbangan yang diberikan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga swasta maupun BUMN.

Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, bantuan berupa dukungan dana dari berbagai pihak telah mencapai lebih dari Rp5 miliar.

“Sampai dengan hari ini sudah Rp5 miliar lebih dari berbagai pihak,” ujar mantan Kapolda NTT tersebut.

Johni mengapresiasi tingginya solidaritas berbagai pihak terhadap masyarakat yang terdampak gempa.

Ia menegaskan, bantuan yang telah terkumpul harus segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Breaking News: Jenderal Polisi Aktif Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Korupsi MBG

Ia meminta BPBD NTT melalui Posko Tanggap Darurat agar tidak terlalu lama menyimpan bantuan yang telah diterima.

Menurutnya, selain bantuan yang disalurkan melalui posko provinsi, sejumlah bantuan dari Pemerintah Pusat dan berbagai pihak juga langsung dikirim melalui Posko Nasional di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, serta Maumere, Kabupaten Sikka.

“Dana yang terkumpul sedang dilakukan penyaluran. Jangan sampai terlalu lama ditahan,” tegas Johni.

Anggaran untuk Kebutuhan Darurat

Sementara itu, Plh Sekda NTT Yohanes Oktavianus mengatakan, tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan penanganan bencana di Flores.

BACA JUGA:  Pengembangan SDM Jadi Kunci Tingkatan Daya Saing Masyarakat Manggarai

Penggunaan anggaran mencakup berbagai kebutuhan operasional selama masa tanggap darurat, termasuk penyediaan air dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat terdampak maupun kelancaran tugas petugas di lapangan.

“Kita pakai juga untuk seluruh kelancaran tugas nanti pakai dana itu. Air, apa semua itu nanti pakai itu,” kata Yohanes.

Pemprov NTT berharap dukungan anggaran pemerintah dan tingginya solidaritas masyarakat dapat mempercepat penanganan dampak gempa sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga di tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores terpenuhi.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Rencana Pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur, Wabup Tarsi Temui Kemenhub
Polres Mabar Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus ITE, Mengapa Tak Ditahan?
Luput dari Jeratan Hukum, Penambang Pasir Ilegal di Nangalili Bebas Beroperasi Selama Bertahun-Tahun
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Duduk di Kursi Pesakitan, Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan dan TPPU
Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu
Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Labuan Bajo
OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Rencana Pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur, Wabup Tarsi Temui Kemenhub

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Polres Mabar Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus ITE, Mengapa Tak Ditahan?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:01 WITA

Luput dari Jeratan Hukum, Penambang Pasir Ilegal di Nangalili Bebas Beroperasi Selama Bertahun-Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:30 WITA

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Duduk di Kursi Pesakitan, Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan dan TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu

Berita Terbaru

Ketahuan, Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu (Foto: Doc.isth)

BERITA TERKINI

Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:29 WITA

error: Content is protected !!