Flobamor.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mendorong terwujudnya pembangunan pelabuhan laut di wilayah Borong sebagai salah satu infrastruktur strategis untuk membuka akses transportasi laut sekaligus memperkuat konektivitas dan perekonomian daerah.
Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas secara langsung rencana pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkab Manggarai Timur bertemu langsung dengan Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan, S.T., M.T.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Dinas Perhubungan Manggarai Timur, Ignas Woda, Sekretaris Dinas Perhubungan Manggarai Timur, Yosep Sabi, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Herman Kodi, beserta sejumlah staf Dinas Perikanan.
Selain itu, turut hadir Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Manggarai Timur, Zakarias Kedang, serta Kepala Kantor Pelabuhan Wilayah III Marpokot.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk memastikan rencana pembangunan pelabuhan laut di Borong terus bergerak dan mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.

Wakil Bupati Tarsisius Sjukur mengatakan, rencana pembangunan pelabuhan di wilayah Borong mendapat respons positif dari kementerian terkait dan saat ini masih dalam proses.
“Puji Tuhan, rencana pembangunan di wilayah Borong mendapatkan respon positif dari kementerian terkait dan saat ini sedang dalam proses. Ini merupakan langkah signifikan dari pemerintah daerah untuk mengatasi isolasi, memperlancar distribusi logistik melalui jalur laut, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Wabup Tarsi dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Redaksi Flobamor.com, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, keberadaan pelabuhan laut nantinya diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas transportasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas Manggarai Timur dengan wilayah lain melalui jalur laut.
Akses tersebut kata Tarsi, dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan kebutuhan pokok, serta membuka peluang yang lebih besar bagi sektor perdagangan, perikanan dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
“Bagi Manggarai Timur, pembangunan pelabuhan laut di Borong menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang,” ujarnya.
Ia berharap, dengan adanya infrastruktur transportasi laut yang memadai Pemerintah berharap dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir maupun wilayah daratan Manggarai Timur.
Meski demikian, Pembangunan infrastruktur strategis seperti pelabuhan membutuhkan tahapan dan proses sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi agar setiap tahapan yang berkaitan dengan rencana pembangunan dapat berjalan.
Wabup Tarsisius menegaskan, perjuangan menghadirkan infrastruktur strategis bagi Manggarai Timur akan terus dilakukan.
“Perjuangan terus berlanjut. Manggarai Timur Bangkit, Manggarai Timur Sejahtera!” tegasnya.
Rencana pembangunan Pelabuhan Laut Manggarai Timur di Borong kini menjadi salah satu agenda yang terus diperjuangkan pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas, membuka akses ekonomi, dan menghadirkan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Manggarai Timur.
Penulis : Deni
Editor : Tim Redaksi Flobamor.com










