Dapur Umum Kemensos di Lembor Wae Mowol Buka Akses untuk Seluruh Desa Terdampak Gempa

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur Umum Kemensos di Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Buka Akses untuk Seluruh Desa Terdampak Gempa (Foto: Doc.Flobamor.com)

Dapur Umum Kemensos di Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Buka Akses untuk Seluruh Desa Terdampak Gempa (Foto: Doc.Flobamor.com)

Flobamor.com- Penanganan dampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai Barat terus berlangsung. Tim Kementerian Sosial RI bersama Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, pemerintah desa, pendamping sosial, Tagana, serta unsur masyarakat terus melakukan asesmen, pendataan kebutuhan, penyaluran bantuan, dan perluasan jangkauan pelayanan hingga ke desa-desa yang lokasinya relatif jauh.

‎Roki, Petugas Kementerian Sosial RI, menjelaskan bahwa penentuan lokasi Dapur Umum yang beroperasi di Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, dilakukan berdasarkan hasil asesmen dan peninjauan lapangan.

Dapur Umum Kemensos di Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT,  (Foto: Doc.Flobamor.com)

Sebelumnya, kata Roki, tim telah meninjau sejumlah desa di Kecamatan Lembor, termasuk Desa Wae Kanta.

“Pada tahap awal, dapur umum sempat direncanakan berada di Nderu, Desa Wae Kanta. Namun setelah pengecekan kesiapan lokasi, terdapat kendala teknis terkait ketersediaan air bersih, listrik, fasilitas sanitasi, serta keterbatasan ruang untuk mendukung produksi makanan dalam jumlah besar,” ujar Roki.

Oleh karena itu, lanjut Roki, titik operasional akhirnya ditempatkan di Dusun Beci, Desa Wae Mowol, yang dinilai secara teknis lebih siap mendukung kegiatan pengolahan makanan.

BACA JUGA:  Sungguh Miris! Tujuh Hari Bertahan di Pengungsian, Warga Bea Muring Manggarai Timur Hanya Terima 1,5 Kg Beras Bantuan hingga 10 Bungkus Mi Instan

‎”Perlu kami sampaikan bahwa lokasi Dapur Umum tidak serta-merta menunjukkan bahwa bantuan hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di sekitar dapur tersebut. Dapur Umum merupakan titik produksi dan pelayanan yang digunakan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak berdasarkan hasil asesmen dan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

‎Dapur Umum Kementerian Sosial RI ini diperuntukkan bagi seluruh desa di Kecamatan Lembor yang terdampak bencana. Setiap warga yang terkena dampak gempa bebas memenuhi kebutuhan pangan di dapur umum tersebut tanpa terkecuali.



‎Pada tahap awal, kapasitas yang dipersiapkan sekitar 1.500 porsi per hari, yang pelaksanaannya terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan produksi di lapangan.

Kementerian Sosial menyiapkan bahan pangan dan kebutuhan dapur, sedangkan proses pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif bersama pendamping sosial, relawan, pemerintah setempat, dan masyarakat.

BACA JUGA:  Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung

Kebutuhan bahan pangan akan terus dipenuhi secara bertahap berdasarkan jumlah penerima manfaat dan kebutuhan aktual di lapangan.

‎Sementara itu, Pendamping PKH sekaligus penanggung jawab dapur umum, Marcelinus Mersi Sambut, menjelaskan bahwa kebutuhan makanan warga terdampak terus menjadi perhatian utama di lapangan.

Ia menerangkan, dapur umum tersebut setiap hari menyiapkan makanan lengkap berupa nasi, sayur, dan lauk, mulai dari telur hingga ayam.

“Selama dua hari beroperasi sejak Minggu (23/8), menu yang disajikan secara rutin berupa nasi dengan telur, dilengkapi sayuran seperti kubis, wortel, labu, dan tomat,” Kata Marsel.

Menurutnya, penyediaan makanan ini dilakukan untuk memastikan warga terdampak gempa tetap mendapatkan asupan makanan yang layak dan bergizi di tengah kondisi pascabencana.

‎Pendamping PKH bersama pemerintah desa setempat bertanggung jawab menyiapkan menu makanan menggunakan bahan-bahan yang disiapkan oleh pihak Kementerian Sosial.

“Warga terdampak juga diajak untuk ikut memasak secara gotong royong, sebelum makanan dibagikan kepada seluruh keluarga yang terdampak bencana,” pintanya.

Dapur Mandiri Jadi Alternatif

‎Di luar pelayanan melalui dapur umum, bantuan dalam bentuk bahan pangan maupun logistik lainnya juga terus disalurkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, dan pemerintah desa agar dapat menjangkau masyarakat terdampak sesuai hasil pendataan.

BACA JUGA:  Bambu Asal Manggarai Barat Resmi Menembus Pasar Dunia, 15 Ribu Batang Diekspor ke Polandia

Selain di Desa Wae Mowol, Kementerian Sosial juga telah mendukung Dapur Mandiri di Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, yang melayani 538 warga terdampak.

‎Saat ini proses asesmen masih berjalan dan tim sedang memetakan desa-desa lain, terutama wilayah yang relatif jauh dan membutuhkan dukungan pangan.

‎”Pola penanganannya tidak dibuat sama untuk seluruh wilayah, tetapi disesuaikan dengan kondisi geografis, jumlah masyarakat terdampak, akses distribusi, kesiapan fasilitas, serta kebutuhan masing-masing lokasi,” jelas Roki.

‎Pihaknya juga menyatakan sangat terbuka terhadap informasi dari masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak lainnya mengenai wilayah yang masih membutuhkan dukungan.

Penulis : Bonefasius Jatang

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo
Praperadilan Ditolak, Admin Tik Tok Lika-Liku NTT Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus UU ITE
Pemprov NTT Kucurkan Rp25 M Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores
Penyaluran Bantuan Pascagempa di Kecamatan Lembor Berjalan Bertahap dari Desa ke Desa
Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September
Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat
Bapanas Alokasikan Bantuan Beras Hampir Rp100 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Sungguh Miris! Tujuh Hari Bertahan di Pengungsian, Warga Bea Muring Manggarai Timur Hanya Terima 1,5 Kg Beras Bantuan hingga 10 Bungkus Mi Instan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:09 WITA

Dapur Umum Kemensos di Lembor Wae Mowol Buka Akses untuk Seluruh Desa Terdampak Gempa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17 WITA

Praperadilan Ditolak, Admin Tik Tok Lika-Liku NTT Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus UU ITE

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:37 WITA

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 M Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Penyaluran Bantuan Pascagempa di Kecamatan Lembor Berjalan Bertahap dari Desa ke Desa

Berita Terbaru

Upaya resusitasi jantung paru (RJP)
saat seorang turis asing mengalami kondisi darurat setelah tenggelam di Long Pink Beach, Labuan Bajo, Selasa (25/8/2026). (Foto:Doc. Flobamor.com)

BERITA TERKINI

Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:37 WITA

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 Miliar Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores (Foto: DPC.isth)

BERITA TERKINI

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 M Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:37 WITA

error: Content is protected !!