Penyaluran Bantuan Pascagempa di Kecamatan Lembor Berjalan Bertahap dari Desa ke Desa

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flobamor.com — Penyaluran bantuan pascabencana gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terus bergulir secara bertahap ke desa-desa terdampak di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berbagai bantuan mulai dari Pemerintah Daerah, organisasi, lembaga swasta, hingga donatur perorangan terus mengalir untuk meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat gempa, Sabtu (22/8).

‎Berikut perkembangan penyaluran bantuan di beberapa desa di Kecamatan Lembor untuk rentang waktu Selasa (18/8) hingga Sabtu (22/8), yang dipantau wartawan Flobamor.com di lapangan:

‎Desa Wae Bangka

‎Kepala Desa Wae Bangka, Hironimus Tarsisius Sejati, menyebutkan desanya telah menerima bantuan dari Pemerintah Daerah sebanyak dua kali. Penyaluran pertama dilakukan Selasa (18/8) sore berupa kebutuhan dasar, termasuk 10 lembar terpal untuk 18 rumah yang dinyatakan tidak layak huni.

BACA JUGA:  Kepala Perum Bulog Kanwil NTT Pastikan Stok Beras Aman Jelang Nataru

Penyaluran kedua pada Jumat (21/8) sore berupa beras untuk 161 warga terdampak, namun baru tersalurkan 119 karung, sehingga masih terdapat kekurangan 42 karung atau setara 420 kg beras.

‎Selain itu, desa ini juga menerima bantuan berupa telur dan mie instan dari Floresa, serta 15 dus mie instan dari BPBD.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Sekecil apa pun bantuannya, kami sangat menghargai dan bersyukur,” ujar Tarsisius.

‎Desa Wae Mowol

‎PLT Kepala Desa Wae Mowol, Fabianus Jumat, melaporkan pada Sabtu (22/8) desanya menerima bantuan beras dari Pemda sebanyak 1.390 kg untuk 139 rumah terdampak. Penyaluran ini telah terpenuhi seluruhnya, bahkan beberapa staf desa yang rumahnya ikut rusak secara sukarela mengalihkan jatah bantuan mereka kepada warga yang lebih membutuhkan.

BACA JUGA:  Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Wakil Ketua DPR: Bukti Kerja Nyata dan Reformasi Berjalan

‎Desa ini juga menerima bantuan dari IFG LIFE berupa susu, telur, dan mie instan untuk 137 rumah terdampak, serta 8 lembar terpal dari LSM WVI.

Pihak desa masih terus berkoordinasi dengan kecamatan dan kabupaten untuk memenuhi kebutuhan lain yang masih diperlukan warga, seperti tenda darurat, obat-obatan, dan selimut.

‎Desa Pondo

‎Kepala Desa Pondo, Kordianus Epong, menyampaikan pada Jumat (21/8) malam desanya menerima bantuan beras dari Pemda sebanyak 122 karung, yang belum mencukupi kebutuhan 138 warga terdampak. Sebelumnya, desa juga telah menerima bantuan terpal, tenda posko, dan tikar dari LSM WVI, serta bantuan dari donatur pribadi SPPG Serenumbeng.

BACA JUGA:  Kecelakaan Tunggal di Jalur Trans Flores! Sopir Diduga Mengantuk, Lima Penumpang Dilarikan ke Puskesmas Wae Nakeng

‎Desa Wae Kanta

‎Sementara itu, Kepala Desa Wae Kanta, Servasius Narto, menyampaikan sejak Selasa (18/8) hingga Sabtu (22/8) siang, desanya telah menerima berbagai bantuan. Pada tahap awal menerima 190 karung beras dari Pemda, dan pada Sabtu siang kembali menerima bantuan sembako dari komunitas STECU FAMILY untuk 50 kepala keluarga terdampak.

‎Penyaluran bantuan di Kecamatan Lembor terus berjalan secara bertahap. Desa-desa lain yang belum terupdate selain keempat desa di atas bukan berarti belum menerima bantuan dari Pemda maupun dari lembaga lainnya, melainkan masih dalam proses konfirmasi oleh tim wartawan Flobamor.com di lapangan. Tim kami akan terus memantau dan melaporkan perkembangan selanjutnya.

Penulis : Bonefasius Jatang

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Rencana Pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur, Wabup Tarsi Temui Kemenhub
Polres Mabar Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus ITE, Mengapa Tak Ditahan?
Luput dari Jeratan Hukum, Penambang Pasir Ilegal di Nangalili Bebas Beroperasi Selama Bertahun-Tahun
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Duduk di Kursi Pesakitan, Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan dan TPPU
Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu
Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Labuan Bajo
OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Rencana Pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur, Wabup Tarsi Temui Kemenhub

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Polres Mabar Tetapkan Emiliana Helni Tersangka Kasus ITE, Mengapa Tak Ditahan?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:01 WITA

Luput dari Jeratan Hukum, Penambang Pasir Ilegal di Nangalili Bebas Beroperasi Selama Bertahun-Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:30 WITA

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Duduk di Kursi Pesakitan, Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan dan TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu

Berita Terbaru

Ketahuan, Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu (Foto: Doc.isth)

BERITA TERKINI

Petugas Rutan Depok Dapat Upah Rp 1 Juta Sekali Selundupkan Sabu

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:29 WITA

error: Content is protected !!