Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya resusitasi jantung paru (RJP)
saat seorang turis asing mengalami kondisi darurat setelah tenggelam di Long Pink Beach, Labuan Bajo, Selasa (25/8/2026). (Foto:Doc. Flobamor.com)

Upaya resusitasi jantung paru (RJP) saat seorang turis asing mengalami kondisi darurat setelah tenggelam di Long Pink Beach, Labuan Bajo, Selasa (25/8/2026). (Foto:Doc. Flobamor.com)

Flobamor.com – Seorang wisatawan perempuan diduga berkewarganegaraan China mengalami kondisi darurat setelah tenggelam saat snorkeling di Long Pink Beach, Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut langsung mendapat pertolongan dari sejumlah wisatawan lain yang berada di sekitar lokasi.

Beberapa di antaranya bahkan diketahui merupakan tenaga medis. Mereka melakukan resusitasi jantung paru (RJP) terhadap korban yang kemudian dibawa ke tepi pantai sambil menunggu proses evakuasi.

BACA JUGA:  Viral! Dua Warga NTT Teken Surat Perjanjian Final Piala Dunia 2026, Tanah dan 18 Ekor Sapi Senilai Rp 215 Juta Jadi Taruhan

Koordinator Pos SAR Labuan Bajo, Arif Rahmadan, membenarkan adanya laporan wisatawan tenggelam di kawasan Long Pink Beach.

“Iya, sudah terima laporannya,” ujar Arif.
Menurutnya, tim SAR telah berkoordinasi dengan PT Palma Hijau Cemerlang (PHC) yang berada di Pos Pulau Padar Utara untuk membantu proses evakuasi korban menuju Labuan Bajo.

PHC diketahui memiliki kapal cepat atau speedboat Sea Rider yang selama ini digunakan untuk mendukung evakuasi kondisi darurat di kawasan TN Komodo.

BACA JUGA:  Ratusan Knalpot Brong Hasil Sitaan Polisi Disulap Jadi Patung Komodo Raksasa di Labuan Bajo

“Kami sudah koordinasi dengan PHC untuk evakuasi. Lokasinya dekat,” ujar Arif.

Teriakan Wisatawan Pecah di Tengah Aktivitas Snorkeling

Informasi yang dihimpun Flobamor.com, korban merupakan salah satu penumpang kapal pinisi My Moon.

Korban awalnya tengah berenang di sekitar pantai. Namun, beberapa saat kemudian, suasana berubah panik setelah terdengar teriakan dari wisatawan lain yang melihat seseorang diduga tenggelam.

Sekoci dari kapal lain langsung bergerak mendekati lokasi. Sejumlah wisatawan yang sedang bermain paddle board juga ikut membantu.

BACA JUGA:  Pembagian Bantuan PKH di BRI Lembor Ricuh, Warga Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pengerusakan HP

Pertolongan semakin cepat setelah beberapa tamu dari kapal lain yang kebetulan memiliki latar belakang sebagai tenaga medis turun tangan melakukan RJP.

Korban kemudian dievakuasi ke tepi pantai untuk mendapatkan pertolongan lanjutan sembari menunggu kedatangan tim evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi korban masih berlangsung. Identitas korban serta kondisi terkini korban masih dalam penanganan petugas.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Aset Pemda Mabar Diduga Jadi Ladang Cuan Mantan Kadis Cipta Karya, Jaksa Siap Turun Tangan
Makam Leluhur Digusur demi Resor Mewah Ta’aktana, Ahli Waris Mengaku Tak Pernah Beri Persetujuan
Terungkap! Penginapan Galung di Labuan Bajo Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online, Lima Akun MiChat Teridentifikasi
Niat Atasi Motor Brebet, Usai Servis di Bengkel HI MOTOR Labuan Bajo Malah Makin Parah
Sudah Dua Kali Diperingatkan DKP NTT, Aktivitas Docking Kapal di Labuan Bajo Makin Ramai Beroperasi
Pantai Pede hingga Gorontalo Dijadikan Lokasi Docking Kapal, Legalitas dan Pengawasan Dipertanyakan
Prima Jaya Protes Gol Kontroversil GPSL di Babak Penyisihan Messah Cup III, Wasit Utama Akhirnya Buka Suara
Pelatih Prima Jaya Bongkar kebobrokan Ketua Panitia dan Wasit di Turnamen Messah Cup III

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:33 WITA

Aset Pemda Mabar Diduga Jadi Ladang Cuan Mantan Kadis Cipta Karya, Jaksa Siap Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 11:38 WITA

Makam Leluhur Digusur demi Resor Mewah Ta’aktana, Ahli Waris Mengaku Tak Pernah Beri Persetujuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:07 WITA

Terungkap! Penginapan Galung di Labuan Bajo Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online, Lima Akun MiChat Teridentifikasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:06 WITA

Niat Atasi Motor Brebet, Usai Servis di Bengkel HI MOTOR Labuan Bajo Malah Makin Parah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:42 WITA

Sudah Dua Kali Diperingatkan DKP NTT, Aktivitas Docking Kapal di Labuan Bajo Makin Ramai Beroperasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!