RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Sahroni: Gelombang Protes Diprediksi Tetap Membara

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (Foto Doc.Tangkapan layar)

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (Foto Doc.Tangkapan layar)

Flobamor.com- Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memastikan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset akan segera disahkan dalam rapat paripurna pada 15 Desember 2026.

Namun, Sahroni menyadari bahwa langkah ini tidak akan memuaskan semua pihak, terutama kelompok yang sejak awal berseberangan dengan pemerintah.

Hal itu diungkapkan Sahroni dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama jajaran Peradi Profesional dan akademisi hukum di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

“Perampasan aset apa pun ceritanya, 15 Desember tolong dicatat, direkam, 15 Desember kalau pun diketok, apakah memberikan hasil yang memuaskan orang-orang yang tidak suka dengan pemerintah? Belum tentu. Tapi pasti diketok. Pasti diketok,” ujar Sahroni.

BACA JUGA:  Dugaan Penyalahgunaan Prosedur Hukum di Polres Mabar: LBH Nusa Komodo Soroti Kekerasan, Penjebakan, hingga Diskriminasi di Kasus AA

Sahroni menilai, ada kecenderungan di masyarakat bahwa bagi mereka yang tidak menyukai pemerintah, kebijakan apa pun yang diambil akan selalu dianggap salah.

Oleh karena itu, ia meminta para pakar dan ahli hukum membantu memberikan edukasi kepada masyarakat melalui logika hukum yang benar.

BACA JUGA:  DPR Jelaskan Alasan RUU Perampasan Aset Butuh Waktu Lama untuk Disahkan

“Banyak hal yang memang perlu edukasi kepada masyarakat. Kalau yang tidak suka dengan pemerintah, ngomong apa aja salah. Tapi kalau orang yang tidak berpikiran tentang pakai logika, maka dia bilang, ‘Enggak, itu enggak bener. Udah matiin aja’,” tuturnya

Meskipun memprediksi akan ada riak protes setelah pengesahan, Sahroni menegaskan DPR tetap akan memenuhi janji pimpinan untuk mengetok undang-undang tersebut tepat waktu.

“Sesuai janji pimpinan DPR, 15 Desember dipastikan diketok. Kita enggak mau ada hal-hal nanti setelah perampasan aset ini diketok, jangan sampai nuntut lagi hal-hal yang lain,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.

BACA JUGA:  Jaksa Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp 28 Miliar di KPU Manggarai Barat

Di sisi lain, Sahroni memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum agar tidak menyalahgunakan undang-undang ini nantinya.

Ia menekankan bahwa RUU ini dibuat untuk memberantas koruptor, bukan untuk menciptakan kesewenang-wenangan.

“Memberantas koruptor itu pasti, tapi jangan melakukan kesewenang-wenangan. Jangan akhirnya perampasan aset menjadi abuse of power dari aparat penegak hukum yang ada. Kita enggak ingin,” pungkasnya.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Bau Busuk Kepung Pasar Lembor! Sampah Plastik dan Limbah Ikan Berserakan, Pengunjung Sampai Muntah
Geger! Solus Rafael dan Istri Diduga Lakukan Pungli di Lahan Depan Pertamina Wardun Labuan Bajo, Pengusaha Bongkar Pengakuan
Misteri pembongkaran Makam leluhur di Pantai Wae Rana Labuan Bajo, Arwin Mengaku Tak Bisa Buka Suara Tanpa Izin Marriott
251 Sekolah di Manggarai Barat Masuk Program Revitalisasi, Kejaksaan Beri Peringatan Keras soal Modus Penyimpangan
Dari Lingkaran Militer ke Istana, Ini Sosok Jenderal Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Prabowo Jadi Plt KSP
Prabowo Resmi Pecat Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan Usai Ditetapkan Tersangka
Bidik Potensi Penyimpangan Dana Revitalisasi Sekolah, Kejati NTT Luncurkan Aplikasi SI-PENDEKAR
Aset Pemda Mabar Diduga Jadi Ladang Cuan Mantan Kadis Cipta Karya, Jaksa Siap Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:17 WITA

Bau Busuk Kepung Pasar Lembor! Sampah Plastik dan Limbah Ikan Berserakan, Pengunjung Sampai Muntah

Jumat, 6 November 2026 - 10:50 WITA

Geger! Solus Rafael dan Istri Diduga Lakukan Pungli di Lahan Depan Pertamina Wardun Labuan Bajo, Pengusaha Bongkar Pengakuan

Kamis, 5 November 2026 - 13:05 WITA

Misteri pembongkaran Makam leluhur di Pantai Wae Rana Labuan Bajo, Arwin Mengaku Tak Bisa Buka Suara Tanpa Izin Marriott

Rabu, 4 November 2026 - 22:16 WITA

251 Sekolah di Manggarai Barat Masuk Program Revitalisasi, Kejaksaan Beri Peringatan Keras soal Modus Penyimpangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WITA

Dari Lingkaran Militer ke Istana, Ini Sosok Jenderal Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Prabowo Jadi Plt KSP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!