Polres Manggarai Barat Dalami Insiden Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuan Bajo, Flobamor.com Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melalui Polres Manggarai Barat terus mengintensifkan penyelidikan atas insiden kecelakaan laut yang menimpa kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.

Tragedi tersebut diketahui merenggut korban jiwa dan kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Penyidikan kasus ini telah memasuki tahap analisis dan evaluasi (anev) guna mengungkap secara pasti penyebab tenggelamnya kapal. Fokus utama penyidik adalah menelusuri dugaan kelalaian yang berujung pada hilangnya nyawa manusia.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penyidik dari Satreskrim dan Satpolairud Polres Manggarai Barat telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di atas kapal saat peristiwa terjadi.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Penganiayaan yang Menimpa Seorang Perempuan Muda di Labuan Bajo Dilaporkan Ke Polisi

“Penyidikan difokuskan pada dugaan kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia. Penyidik telah mengumpulkan keterangan para saksi serta dokumen pendukung sebagai bagian dari alat bukti,” ujar Kombes Pol Henry, Jumat (2/1/2026).

Ia menuturkan, saksi yang dimintai keterangan meliputi awak kapal serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam operasional pelayaran dan layanan wisata. Pemeriksaan dilakukan secara mendalam untuk mengurai tanggung jawab masing-masing pihak, mulai dari pengendalian kapal, kondisi mesin, hingga penerapan prosedur keselamatan saat kondisi darurat.

BACA JUGA:  Geruduk KSOP dan Polres Mabar, LPPDM Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Tragedi Kapal KM Putri Sakinah

Tak hanya mengandalkan keterangan saksi, penyidik juga telah mengamankan sejumlah alat bukti yang kini tengah dianalisis secara menyeluruh. Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya.
“Proses ini dilakukan secara profesional dan objektif. Penetapan tersangka akan dilakukan setelah penyidik memiliki alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Polda NTT melalui Polres Manggarai Barat menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah pihak terkait pada hari ini, Jumat (2/1/2026). Penyidik juga akan melakukan penyitaan dokumen kapal serta menyiapkan bahan gelar perkara sebagai tahapan krusial dalam proses penyidikan.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Polresta Kupang Kota dan Samapta Polda NTT Redam Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Depan Kampus Muhammadiyah

Kabidhumas Polda NTT menegaskan, penegakan hukum dalam kasus ini tidak hanya bertujuan memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi korban serta keluarga, tetapi juga menjadi peringatan serius bagi seluruh pelaku usaha wisata bahari agar senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran.

“Keselamatan pelayaran adalah hal utama. Kami berharap proses hukum ini menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kawasan wisata laut,” ungkap Kombes Pol Henry.

Polda NTT memastikan akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini secara terbuka dan transparan kepada publik sesuai dengan tahapan hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Gereja Tidak Boleh Diam di Tengah Persoalan Mutasi ASN di Manggarai Barat
Perlindungan Konsumen atas Penipuan Travel Agent di Labuan Bajo: Perspektif Hukum & RJ
Korban Baru Muncul dalam Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa, Kejati NTT Periksa Sejumlah Saksi
Viral! Sopi Ilegal Dijual Bebas di Dila Tedeng Mart Lembor, Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat
Kasus Dugaan Pemerasan Jaksa di NTT Terus Bergulir, Kontraktor Ngaku Tak Sanggup Lagi Dijadikan ATM
Usai Diperiksa KPK soal Dugaan Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Kabur Hindari Wartawan
Usut Dugaan Korupsi, Kejari TTU Geledah Kantor PDAM Tirta Cendana
Diduga Salah Tangkap, Tim Polda NTT Amankan Gula Halus yang Dikira Sabu

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WITA

Gereja Tidak Boleh Diam di Tengah Persoalan Mutasi ASN di Manggarai Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:12 WITA

Perlindungan Konsumen atas Penipuan Travel Agent di Labuan Bajo: Perspektif Hukum & RJ

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:01 WITA

Korban Baru Muncul dalam Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa, Kejati NTT Periksa Sejumlah Saksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:04 WITA

Kasus Dugaan Pemerasan Jaksa di NTT Terus Bergulir, Kontraktor Ngaku Tak Sanggup Lagi Dijadikan ATM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:16 WITA

Usai Diperiksa KPK soal Dugaan Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Kabur Hindari Wartawan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!