Skandal SDN Sewar: Kepsek Mangkir 1,4 Tahun, Wabup Mabar Janji Bertindak Tegas

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr.Yulianus Weng, M.Kes (foto ist)

Labuan Bajo, Flobamor.com – Polemik absennya Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sewar, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, selama 1 tahun 4 bulan terus menuai sorotan. Kepala sekolah bernama Marsianus Jehadut, S.Pd disebut tidak pernah hadir di sekolah, namun tetap menerima gaji penuh sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes, angkat bicara. Saat dikonfirmasi Flobamor.com, Sabtu (27/9/2025), Wabup Weng menegaskan bahwa dirinya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Manggarai Barat untuk segera melakukan pengecekan di lapangan.

“Saya sudah telepon Kadis PPO dan saya sudah perintahkan untuk crosscheck dengan benar masalah ini, bagaimana duduk perkaranya, dan apa alasan sehingga kepsek tidak hadir selama 1 tahun 4 bulan,” ujar Wabup.

BACA JUGA:  Usut Dugaan Korupsi, Kejari TTU Geledah Kantor PDAM Tirta Cendana

Ia meminta agar Dinas PPO segera menurunkan staf ke SDN Sewar untuk mengecek data lengkap, kemudian menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik.

“Saya minta Kadis PPO segera turun cek langsung. Lalu panggil adik-adik wartawan, jelaskan akar masalahnya, dan apa langkah yang perlu diambil,” tambahnya.

Soroti Dugaan “Pembiaran” dari Dinas PPO

Disinggung soal adanya dugaan keterlibatan atau pembiaran dari pihak Dinas PPO Manggarai Barat dalam kasus ini, Wabup Weng menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam.

“Kalau benar ada dugaan kerja sama dengan dinas PPO, maka kami akan ambil sikap tegas. Tidak mungkin kami diamkan. Ini preseden buruk bagi dunia pendidikan kalau sudah tahu tetapi dibiarkan. Kasihan anak-anak didik kita,” tegasnya.

BACA JUGA:  Haji Ramang Ishaka Diduga Gelapkan Uang Rp2 Miliar di Kasus Tanah Bandara Komodo Labua Bajo

Menurutnya, jika benar seorang kepala sekolah tidak masuk selama 1,4 tahun, hal tersebut menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Manggarai Barat.

“Kalau benar 1,4 tahun kepseknya tidak masuk sekolah, ini sangat memalukan,” tegasnya.

Mangkir 1,4 Tahun, Gaji Tetap Cair, Wabup: “Akan Ada Sanksi Tegas”

Terkait informasi bahwa kepsek tetap menerima gaji penuh selama masa mangkirnya, Wabup Weng menyatakan bahwa aturan akan ditegakkan.

“Kalau memang benar, tidak mungkin saya dengan Bapak Bupati biarkan. Kami akan ambil langkah tegas sesuai aturan,” katanya.

Saat ditanya soal kemungkinan pencopotan jabatan terhadap kepsek yang bersangkutan, Wabup menyatakan masih menunggu laporan resmi dari Kepala Dinas PPO.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Kecam Keras Aksi KKB yang Membunuh Guru Asal NTT di Papua

Apresiasi Peran Media

Dalam kesempatan itu, Wabup Weng juga mengapresiasi peran media yang telah mengangkat persoalan ini ke ruang publik.

“Terima kasih karena adik-adik sudah angkat persoalan ini. Kalau tidak, mungkin kami pikir aman-aman saja, padahal SDN Sewar tidaklah jauh,” ujarnya.

Tunggu Laporan Resmi Kadis PPO

Wabup menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Kepala Dinas PPO sebelum mengambil langkah lebih jauh. Namun, ia memastikan, jika fakta di lapangan benar adanya, pemerintah daerah tidak akan menutup mata.

“Sebagai Wakil Bupati, saya tetap menunggu laporan Kadis. Tapi sekali lagi, kalau memang benar, kami akan bertindak tegas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pengurus Pusat PMKRI Teken MoU Beasiswa S1-S3 dengan President University
Wakil Bupati Yuliaus Weng Resmi Buka Turnamen Voli Idul Adha Cup 1447 H di Soknar Golo Mori
Babak Baru Kasus MBG: 30 Nama Tokoh Besar Diduga Masuk Daftar Korupsi MBG
Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong
Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali
Usai Dicopot Prabowo, Kini Jadi Tersangka: Harta Rp9 Miliar Dadan Hindayana Terungkap
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:54 WITA

Pengurus Pusat PMKRI Teken MoU Beasiswa S1-S3 dengan President University

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:04 WITA

Wakil Bupati Yuliaus Weng Resmi Buka Turnamen Voli Idul Adha Cup 1447 H di Soknar Golo Mori

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:42 WITA

Babak Baru Kasus MBG: 30 Nama Tokoh Besar Diduga Masuk Daftar Korupsi MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WITA

Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:39 WITA

Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Berita Terbaru

error: Content is protected !!