Flobamor.com, Jakarta – Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) kembali mencatatkan capaian strategis dalam bidang kaderisasi dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui Presidium Hubungan Perguruan Tinggi (PHPT), PP PMKRI resmi menjalin kerja sama dengan President University untuk penyediaan program beasiswa bagi kader PMKRI di seluruh Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Menara Batavia, Sabtu (6/6/2026).
Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi kader PMKRI dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2024-2026, Susana Florika Marianti Kandaimu, didampingi jajaran pengurus pusat, meresmikan kerja sama yang akan berlaku selama lima tahun ke depan.
Menurut Susana, pendidikan merupakan fondasi utama dalam proses kaderisasi PMKRI. Karena itu, organisasi harus terus menghadirkan ruang dan peluang yang memungkinkan kader berkembang secara akademik maupun profesional.
“Kaderisasi PMKRI bertumpu pada pendidikan. Hari ini PP PMKRI menandatangani MoU beasiswa lima tahun bersama President University. Ini adalah kerja nyata, bukan sekedar wacana,” tegas Susana.
Ia berharap seluruh kader PMKRI dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan tinggi.
“Harapan saya, seluruh kader PMKRI dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tuntut ilmu setinggi-tingginya, kemudian kembali mengabdi bagi Gereja, masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya.
Kerja sama strategis ini mencakup program beasiswa pada tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Program tersebut diharapkan mampu melahirkan kader-kader PMKRI yang unggul, kompetitif, berintegritas, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat di berbagai sektor.
Di balik keberhasilan penandatanganan MoU ini, terdapat peran penting Presidium Hubungan Perguruan Tinggi PP PMKRI Periode 2024-2026, Exen Jontona, yang mengawal proses negosiasi hingga mencapai kesepakatan dengan pihak President University.
Keberhasilan ini dinilai bukan sekadar pencapaian sesaat, melainkan wujud nyata keberlanjutan program strategis organisasi yang telah dirintis pada periode kepengurusan sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa estafet perjuangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kader terus dijaga dan diperkuat dari satu periode ke periode berikutnya.
Exen Jontona menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen penting dalam membangun kualitas kader dan masa depan organisasi.
“Pendidikan adalah pilar utama kaderisasi. Apa yang diperjuangkan hari ini bersama Ketua PP PMKRI dan seluruh jajaran Pengurus Pusat merupakan bukti bahwa program-program visioner organisasi akan selalu menemukan jalan keberlanjutannya demi kemajuan kader PMKRI dari Sabang sampai Merauke,” ujar Exen.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan lembaga strategis demi membuka lebih banyak peluang bagi kader PMKRI di seluruh tanah air.
“Kami terus mendorong kerja sama lintas sektor untuk mendukung pendidikan kader PMKRI. Sebelumnya, kami juga telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan berhasil membantu belasan kader PMKRI memperoleh bantuan beasiswa UKT yang telah terealisasi pada Desember 2025 lalu,” jelasnya.
Peluang Emas bagi Kader PMKRI
Kerja sama dengan President University ini menjadi salah satu langkah konkret PP PMKRI dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia organisasi.
Dengan dukungan beasiswa pada jenjang S1, S2 hingga S3, kader PMKRI kini memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses pendidikan berkualitas di salah satu perguruan tinggi yang memiliki jaringan internasional di Indonesia.
“Program ini diharapkan dapat melahirkan generasi intelektual muda PMKRI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang berkarakter, berdaya saing global, serta memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan bagi Gereja, bangsa, dan negara,” tegas Exen.
Penulis : Deni
Editor : Tim Redaksi Flobamor.com












