Kupang, Flobamor.com – Komitmen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) dalam mendorong tata kelola keuangan negara yang bersih dan akuntabel kembali ditunjukkan lewat kegiatan legal assistance (pendampingan hukum) bagi Pemerintah Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (2/10/2025).
Melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejati NTT memberikan asistensi menyeluruh terkait pengelolaan Dana Desa — mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Langkah ini menjadi bentuk nyata fungsi preventif Kejaksaan dalam mencegah potensi penyimpangan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi aparatur desa.
Kepala Seksi Pertimbangan Hukum Kejati NTT, Ronald Oktha, S.H., M.H., menegaskan bahwa pendampingan hukum merupakan bagian dari strategi baru Kejaksaan dalam memperluas fungsi pengawasan dan pembinaan hukum secara proaktif.
“Pendampingan hukum ini adalah wujud kehadiran Kejaksaan untuk memberikan keyakinan dan rasa aman kepada para kepala desa dan perangkatnya. Kami ingin agar energi mereka tidak habis untuk khawatir soal prosedur hukum, tetapi fokus pada realisasi program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,”
ujar Ronald dalam sesi diskusi.
Ia menambahkan, setiap proses administrasi dan penggunaan Dana Desa akan dipastikan sesuai regulasi yang berlaku. Dengan demikian, potensi pelanggaran atau kekeliruan administratif dapat dicegah sejak dini.
Pemerintah Desa Oebelo: “Kami Tidak Lagi Jalan Sendiri”
Kepala Desa Oebelo, Marten Halla, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejati NTT yang disebutnya sangat membantu pemerintah desa dalam memahami kerumitan aturan Dana Desa.
“Kami merasa tidak lagi berjalan sendirian. Bimbingan dari Kejati NTT ini bukan hanya konsultasi, tetapi benteng pertahanan kami dalam mengelola amanah Dana Desa agar tepat sasaran dan bebas dari masalah hukum,”
tutur Marten.
Menurutnya, sinergi antara desa dan Kejaksaan sangat penting untuk memastikan pembangunan di tingkat akar rumput berjalan efektif, transparan, dan berkeadilan.












