Guru SDI Lengkong Paje Diduga Aniaya Siswa SMP Negeri 6 Welak, Adu Mulut dengan Orang Tua Nyaris Berakhir Tragis

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Manggarai Barat, Flobamor.comkasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang guru SDI Lengkong Paje, Kecamatan Welak, Manggarai Barat kembali menuai polemik. Pasalnya Seorang siswa kelas I SMP Negeri 6 Welak berinisial IG (13) mengalami memar di mata kanan serta memar di bagian punggung setelah diduga dianiaya oleh guru yang mengajar di SDI Lengkong Paje berinisial SB, pada Rabu (10/12/2025) siang.

Insiden bermula saat IG bersama sejumlah temannya menyalakan petasan sepulang sekolah. Letupan petasan itu diduga mengenai kandang ayam milik SB. Merasa kesal, SB disebut langsung mengejar IG dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam kondisi panik, IG dan rekannya berusaha kabur namun terjatuh di aspal. Alih-alih memberi pertolongan, guru tersebut justru diduga menarik kerah baju IG dan memukulnya.

BACA JUGA:  Kepala Desa di Manggarai Barat Korupsi Dana Desa Rp650 Juta untuk Kepentingan Judi Online

“Dia pukul saya di pipi kanan sampai mata memar. Dia juga putar badan saya sampai saya jatuh lagi, punggung saya sakit kena aspal,” ungkap siswa IG kepada Flobamor.com sembari menunjukkan bekas lebam.

Setiba di rumah, orang tua korban, SH, kaget melihat kondisi anaknya yang penuh luka. Setelah didesak, IG akhirnya mengungkapkan kejadian yang dialaminya, dan mengaku jatuh dan dipukul oleh gurunya berinisial SB. Tak terima, SH yang merupakan orang tua IG langsung mendatangi rumah SB untuk meminta klarifikasi.

Namun niat untuk berdialog justru berubah menjadi keributan. SH mengaku SB menolak berbicara baik-baik dan justru bersikap arogan.

BACA JUGA:  Puspolrindo Desak Polres Manggarai Barat Segera Tetapkan AJ Sebagai Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

“Saya datang baik-baik. Dia malah marah dengan suara nada tinggi, bilang tidak pukul anak saya, katanya cuma pegang kerah baju,” ujar SH usai membuat laporan di Polsek Lembor, Kamis (11/12/2025).

Situasi memanas hingga SH mengaku tersulut emosi dan memukul SB. Keributan semakin membesar ketika SB bergegas ke dapur dan kembali sambil membawa sebilah pisau.

“Saya bicara baik-baik tapi dia SB langsung berdiri dari kursi, karena saya emosi makanya saya langsung pukul dia di bagian mulut. Habis pukul, dia langsung lari ke dapur ambil pisau dan dia langsung tikam saya. Untung saya cepat tangkap tangan dia, jadi pisaunya tidak kena saya,” tutur SH.

BACA JUGA:  Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Leptop, Ternyata Segini Harta Kekayaan Nadiem Makarim

Bentrok tersebut akhirnya dilerai keluarga IG sebelum terjadi hal yang lebih fatal.

Malam harinya sekitar pukul 11.00 Wita. SB mendatangi Polsek Lembor untuk melaporkan SH atas dugaan pengeroyokan.

Saat dikonfirmasi, SB dengan tegas membantah telah menganiaya siswanya berinisial IG.

“Tidak benar. Mereka yang justru melakukan pengeroyokan. Untuk lebih jelasnya, silakan ke Polsek  Lembor, karena kami sudah buat BAP,” ujar SB ketika dikonfirmasi Redaksi Flobamor.com pada Kamis (11/12/2025) malam.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Lembor telah menerima laporan dari kedua belah pihak dan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Update Pemeriksaan 4 Anggota BAIS TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemilik Warung Kuliner di Labuan Bajo Klarifikasi Soal Sistem Gaji Tak Layak dan Tudingan Sikap Arogan ke Karyawan
Diduga Gaji Tak Layak, Keluhan Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Viral di Media Sosial
Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Ringkus Spesialis Pencuri Kompresor, Lima Unit Disita
Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter
Ratusan Siswa dan Guru di Manggarai NTT Diduga Keracunan MBG, Puluhan Masih Dirawat Intensif
LPPDM: Gubernur NTT dan Bupati Ngada Tuli dan Buta Hati atas Kematian Anak 10 Tahun
Kesal Tak Diberi Uang, Anak Bunuh Ibu Kandung dan Jasadnya Dibakar di Tumpukan Sampah

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:08 WITA

Update Pemeriksaan 4 Anggota BAIS TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:19 WITA

Pemilik Warung Kuliner di Labuan Bajo Klarifikasi Soal Sistem Gaji Tak Layak dan Tudingan Sikap Arogan ke Karyawan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:47 WITA

Diduga Gaji Tak Layak, Keluhan Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Viral di Media Sosial

Senin, 16 Februari 2026 - 19:55 WITA

Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Ringkus Spesialis Pencuri Kompresor, Lima Unit Disita

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:33 WITA

Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter

Berita Terbaru

error: Content is protected !!