Ratusan Siswa dan Guru di Manggarai NTT Diduga Keracunan MBG, Puluhan Masih Dirawat Intensif

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Siswa dan Guru di Manggarai NTT Diduga Keracunan MBG, Puluhann Masih Dirawat Intensif di Puskesmas Ponggeok, Kecamatan Satarmese, Manggarai, NTT, Kamis (12/2/2026) (foto istimewa)

Ratusan Siswa dan Guru di Manggarai NTT Diduga Keracunan MBG, Puluhann Masih Dirawat Intensif di Puskesmas Ponggeok, Kecamatan Satarmese, Manggarai, NTT, Kamis (12/2/2026) (foto istimewa)

Manggarai, Flobamor.com -Suasana belajar di Desa Ulu Belang, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mendadak berubah tegang. Ratusan siswa dan tenaga pendidik dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (12/2/2026).

Data yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 131 orang terdiri dari siswa dan guru SDN Ulu Belang, Kepala SMPN 15 Satar Mese bersama istrinya, hingga seorang bidan Pustu Ulu Belang, mengeluhkan mual, pusing, diare, bahkan demam tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Kepanikan sempat menyelimuti warga. Sejumlah orang tua bergegas menuju sekolah dan fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisi anak-anak mereka. Beberapa siswa harus dilarikan ke Puskesmas Ponggeok dan Puskesmas Iteng guna mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA:  Penyaluran MBG Jadi 5 Hari dalam Sepekan, Pemerintah Hemat Anggaran Rp20 Triliun

Kepala Puskesmas Ponggeok, Adrianus Gaur, memastikan kondisi para pasien kini berangsur membaik. “Mayoritas sudah pulih. Saat ini yang masih menjalani perawatan sebanyak 32 orang. Kondisinya stabil,” ujarnya.

Meski tidak ada laporan korban dalam kondisi kritis, peristiwa ini memantik perhatian serius. Aparat kepolisian bergerak cepat. Kapolsek Satar Mese, Iptu Kiki Bachsoan, turun langsung bersama unsur terkait untuk melakukan penyelidikan.

Sampel makanan dan air telah diamankan untuk diuji di laboratorium oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai. Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara terbuka dan profesional.

BACA JUGA:  Menteri PKP Kucurkan Program Bedah Rumah Besar-besaran di NTT, Target 11.000 Unit Tahun 2026

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan memercayakan penanganan kepada pihak berwenang,” tegas Iptu Kiki, Sabtu (12/2/2026).

Ia menjelaskan, penyediaan makanan dalam program MBG di wilayah tersebut dikelola oleh SPPG Papang di bawah naungan Yayasan Nircla Putri Angkasa, yang sejak Desember 2025 melayani sekitar 2.445 penerima manfaat. Prosedur operasional, mulai dari proses memasak hingga distribusi, disebut telah menerapkan standar gizi dan higienitas yang ketat.

BACA JUGA:  Kejati NTT Bongkar Skandal Keuangan DPRD Kota Kupang Rp5,82 Miliar

“Ini kejadian pertama sejak program berjalan. MBG adalah program pemerintah yang bertujuan membantu pemenuhan gizi anak sekolah. Kami pastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi alarm penting dalam pelaksanaan program pangan massal di daerah. Di satu sisi, MBG diharapkan menjadi jawaban atas persoalan gizi anak. Namun di sisi lain, pengawasan ketat dan kontrol kualitas harus menjadi prioritas mutlak agar niat baik tidak berubah menjadi musibah.

Sementara itu, aktivitas belajar mengajar di sekolah terdampak masih menunggu keputusan lanjutan, sembari memastikan seluruh siswa benar-benar pulih.

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Dugaan Kajari Medan Peras Kontraktor di Kupang, Jamwas Kembali Periksa Sejumlah Saksi
Tragedi Berdarah di Papua! Tiga Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, TNI Diserang Saat Evakuasi Jenazah
Bambu Asal Manggarai Barat Resmi Menembus Pasar Dunia, 15 Ribu Batang Diekspor ke Polandia
Breaking News! Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Uang dari Sejumlah Proyek
Spanyol Juara Piala Dunia! Gol Ferran Torres di Menit ke-116 Hancurkan Mimpi Argentina
Lagi-Lagi Prabowo Sedih! Banyak Pejabat Ambruk dan Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
Presiden Prabowo Minta Evaluasi Total MBG
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:18 WITA

Babak Baru Kasus Dugaan Kajari Medan Peras Kontraktor di Kupang, Jamwas Kembali Periksa Sejumlah Saksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:47 WITA

Tragedi Berdarah di Papua! Tiga Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, TNI Diserang Saat Evakuasi Jenazah

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:43 WITA

Bambu Asal Manggarai Barat Resmi Menembus Pasar Dunia, 15 Ribu Batang Diekspor ke Polandia

Senin, 20 Juli 2026 - 20:34 WITA

Breaking News! Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Uang dari Sejumlah Proyek

Senin, 20 Juli 2026 - 07:20 WITA

Spanyol Juara Piala Dunia! Gol Ferran Torres di Menit ke-116 Hancurkan Mimpi Argentina

Berita Terbaru

error: Content is protected !!