Kos Teddy Homestay di Labuan Bajo Milik Eks Politisi Golkar Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penginapan Teddy Homestay yang berlokasi di Waeksambi, Desa Batu Cermin, Manggarai Barat (foto redaksi Flobamor.com)

Penginapan Teddy Homestay yang berlokasi di Waeksambi, Desa Batu Cermin, Manggarai Barat (foto redaksi Flobamor.com)

Labuan Bajo, Flobamor.com— Kos Teddy Homestay yang berlokasi di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, diduga kuat telah beralih fungsi menjadi lokasi praktik prostitusi online. Tempat penginapan yang dikenal warga sebagai Teddy Homestay ini disebut-sebut menjadi titik transaksi Open Booking Out (Open BO) melalui aplikasi MiChat, sehingga memicu keresahan serius di tengah masyarakat.

Bangunan yang berdiri mencolok di perempatan Wae Kesambi itu bukan milik orang biasa. Properti tersebut diketahui milik Hendrik Hadirman, mantan anggota DPRD Manggarai Barat dari Partai Golkar yang juga menjabat sebagai tokoh adat (Tua Golo) Wae Kesambi. Fakta ini membuat dugaan tersebut kian menyita perhatian publik.

BACA JUGA:  Kemendagri Pastikan 9.000 PPPK di NTT Tak Dirumahkan pada 2027

Tak hanya soal dugaan praktik prostitusi, Teddy Homestay juga diselimuti persoalan legalitas. Data yang diperoleh Redaksi Flobamor.com menunjukkan bahwa bangunan tersebut diduga tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Aktivitas mencurigakan di lokasi itu, menurut warga, telah berlangsung lama dan menjadi rahasia umum. Letaknya yang berdekatan dengan Gereja Paroki Wae Kesambi menambah kegelisahan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai moral dan religius.

“Kalau malam sering terlihat laki-laki keluar masuk. Ada yang pakai motor, ada juga mobil,” ujar sejumlah sumber kepada Flobamor.com, Rabu (14/1/2026), sambil menunjuk bangunan Teddy Homestay.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Bayang-bayang meningkatnya Penyakit Menular Seksual (PMS) kini menghantui Labuan Bajo. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat yang diperoleh redaksi Flobamor.com, tercatat 26 kasus sifilis ditemukan sepanjang periode 2024–2025. Dan 174 kasus HIV/AIDS per Juli 2025, hingga 13 orang dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Golo Mori Berakhir SP3, Polisi: Tak Cukup Bukti

Praktik prostitusi online yang diduga berlangsung tanpa pengawasan di Teddy Homestay dikhawatirkan menjadi katalisator penyebaran HIV/AIDS di wilayah Manggarai Barat, terutama di tengah geliat pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional.

Penelusuran Digital: Enam Akun dalam Satu Titik Koordinat

Untuk memverifikasi keterangan warga, Redaksi Flobamor.com melakukan penelusuran digital melalui aplikasi MiChat di sekitar titik lokasi Teddy Homestay.

Dari hasil penelusuran, terdapat enam akun perempuan ditemukan secara aktif menawarkan jasa Booking Out melalui aplikasi Me Chat. Dalam profil akun, para pengguna secara terbuka mencantumkan lokasi operasi mereka di “Teddy Homestay” atau “Kos Teddy”, dengan tarif kencan singkat berkisar Rp300.000 hingga Rp500.000.

BACA JUGA:  Fokus Pengamanan Eksternal, Polres Manggarai Pastikan Kongres PMKRI Berjalan Aman

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi Flobamor.com telah berupaya mengonfirmasi Hendrik Hadirman selaku pemilik Teddy Homestay. Namun upaya konfirmasi melalui via sambungan telpon dan chat WhatsApp tidak digubris.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Satpol PP dan Polres Manggarai Barat guna memperoleh tanggapan resmi terkait persoalan tersebut.

Catatan redaksi: Langkah penegakan hukum dinilai mendesak, bukan semata untuk menjaga kesehatan publik dari ancaman epidemi penyakit menular, tetapi juga demi menjaga marwah, moralitas, dan citra Labuan Bajo sebagai wajah pariwisata Indonesia dimata dunia.

Berita Terkait

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun
Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Minggu, 20 September 2026 - 13:54 WITA

Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 

Minggu, 20 September 2026 - 13:11 WITA

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terbaru

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

BERITA TERKINI

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:11 WITA

error: Content is protected !!