Kepala KSOP Tak Kunjung Ditetapkan Tersangka, LPPDM Siap Gelar Aksi Demo Jilid II di Labuan Bajo

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LPPDM, Marsel Nagus Ahang, S.H (Dok.istimewa)

Ketua LPPDM, Marsel Nagus Ahang, S.H (Dok.istimewa)

Labuan Bajo, Flobamor.com — Lembaga Pengkaji dan Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) menyatakan siap menggelar aksi demo damai jilid II di Labuan Bajo. Aksi ini digelar sebagai bentuk desakan kepada Polda NTT dan Polres Manggarai Barat agar segera menuntaskan penyelidikan tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah yang menewaskan empat wisatawan asal Spanyol di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, pada 26 Desember 2025 lalu.

Ketua LPPDM, Marsel Nagus Ahang, dalam keterangannya kepada media Flobamor.com menegaskan bahwa aksi lanjutan tersebut menyoroti lambannya perkembangan penyelidikan serta minimnya keterbukaan informasi publik terkait penanganan kasus oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA:  Pelatih Utama Basri Lohy Desak ASPROV dan Komdis PSSI NTT Diskualifikasi Klub Persamba dari Liga 4 ETMC 2025

Menurut Marsel, hingga kini pemberitaan menyebutkan bahwa tersangka baru sebatas kapten kapal dan anak buah kapal (ABK). Namun, Marsel menilai penetapan tersebut belum menyentuh akar persoalan.

“Yang patut dipertanyakan, bagaimana dengan pihak KSOP? Kami menduga kuat ada unsur kelalaian bahkan kesengajaan. Seharusnya KSOP juga diperiksa secara serius dan ditetapkan tersangka” tegas Marsel Kepada Flobamor.com pada Sabtu (24/1/2026).

BACA JUGA:  Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Marsel menilai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo memiliki peran vital dalam pengawasan keselamatan pelayaran, termasuk memastikan kelayakan kapal wisata sebelum beroperasi. Oleh karena itu, menurut LPPDM, tanggung jawab hukum tidak bisa dibebankan hanya kepada awak kapal.

“Penting ada keterbukaan informasi kepada publik agar tidak ada kesan kasus ini ditutup-tutupi,” tambahnya.

Dalam tuntutannya, LPPDM mendesak agar Polda NTT dan Polres Manggarai Barat segera menggelar perkara, serta menetapkan Kepala KSOP Labuan Bajo sebagai tersangka.

BACA JUGA:  Fokus Pengamanan Eksternal, Polres Manggarai Pastikan Kongres PMKRI Berjalan Aman

Adapun sasaran aksi demo damai jilid II meliputi Kantor KSOP Labuan Bajo, Polres Manggarai Barat, DPRD Manggarai Barat, serta Kantor Bupati Manggarai Barat.

Marsel juga meminta dengan tegas agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan DPRD tidak tinggal diam.

“Pemkab dan DPRD harus buka mata dan segera mengambil sikap tegas untuk memantau perkembangan kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah. Jangan biarkan tragedi kemanusiaan ini berlalu tanpa kejelasan hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun
Terungkap 6 Kesenjangan Pendidikan Anak di Manggarai, Plan dan UNIKA Dorong Model PAUD–SD Terintegrasi
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Minggu, 20 September 2026 - 13:54 WITA

Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 

Minggu, 20 September 2026 - 13:11 WITA

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terbaru

Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Tahun Anggaran Edisi September 2026

BERITA TERKINI

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:11 WITA

error: Content is protected !!