Lembor, Flobamor.com– Suasana mencekam menyelimuti Puskesmas Wae Nakeng, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Listrik padam mendadak, membuat pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut nyaris lumpuh total.
Dalam hitungan detik, ruang perawatan yang sebelumnya terang berubah gelap gulita. Sejumlah alat medis tak bisa dioperasikan hingga Pemeriksaan penunjang terhenti. Di tengah kondisi darurat itu, pasien hanya mengandalkan cahaya senter untuk bertahan dari kegelapan.
Beberapa pasien yang masih terbaring di ruang rawat mengaku syok dengan situasi tersebut. Kegelapan di fasilitas kesehatan pada jam krusial malam hari menimbulkan kecemasan, terutama bagi keluarga yang mendampingi.
“Genset sebenarnya ada, tapi tidak bertahan lama. Banyak pemakaian seperti AC, kulkas, dan peralatan medis lainnya, jadi cepat mati lagi,” ungkap salah satu petugas medis yang berjaga malam.
Sebagai salah satu pusat layanan kesehatan terbesar di Kecamatan Lembor, Puskesmas Wae Nakeng melayani masyarakat dari berbagai desa sekitar.
Mirisnya, gangguan listrik di waktu krusial seperti ini dikhawatirkan berdampak serius, terutama bagi pasien gawat darurat, ibu hamil, maupun pasien rawat inap yang membutuhkan pemantauan intensif.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen puskesmas terkait penyebab pemadaman maupun langkah antisipasi yang dilakukan. Kepala puskesmas juga belum berhasil dikonfirmasi.
Sejumlah keluarga pasien yang ditemui di halaman puskesmas berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret, termasuk memastikan kesiapan sumber listrik cadangan yang memadai. Mereka menegaskan, fasilitas kesehatan adalah layanan vital yang tidak boleh berhenti, bahkan sedetik pun karena menyangkut keselamatan nyawa manusia.












