Bos PT Surya Sejati Bantah Tuduhan Tampung Solar Ilegal, Klaim BBM Dibeli dari Lelang Resmi Kejaksaan

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi dugaan penimbunan BBM ilegal

Gambar ilustrasi dugaan penimbunan BBM ilegal

Flobamor.com, Labuan Bajo Pemilik PT Surya Sejati, Jemy Lasmono Ndai, akhirnya angkat bicara terkait tudingan yang menyebut perusahaannya menampung bahan bakar minyak (BBM) subsidi ilegal jenis solar.

Ia dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyebut informasi yang beredar di sejumlah media tidak benar serta menyesatkan.

Tudingan itu terungkap setelah adanya keterangan dari NR, sopir dump truck, yang mengaku telah beberapa kali mengangkut BBM solar milik seorang anggota Polres Manggarai Timur berinisial Aipda J menuju Labuan Bajo.

Dalam pengakuannya, BBM tersebut diantar ke gudang PT Surya Sejati.

NR bahkan menyebut, sepanjang tahun 2025 dirinya telah lima kali mengirim BBM yang disebut sebagai solar subsidi ilegal.

BACA JUGA:  Liburan Berujung Maut, Dua Turis Austria Tewas Usai Jembatan Cunca Wulang Ambruk

Ia mengaku pengiriman dilakukan atas perintah Aipda J, yang kemudian melalui perantara seorang anggota Brimob berinisial H sebelum diarahkan ke gudang perusahaan tersebut.

Menanggapi hal itu, Jemy menegaskan bahwa perusahaannya tidak pernah terlibat dalam praktik penampungan BBM ilegal.

“Berita yang menyebut saya menampung BBM subsidi ilegal di gudang saya itu tidak benar.

Memang ada penampungan, tetapi BBM tersebut saya beli secara sah melalui lelang resmi,” tegas Jemy saat ditemui Redaksi Flobamo.com di Polres Manggarai Barat, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa BBM solar yang saat ini berada di gudangnya merupakan barang hasil lelang negara yang diselenggarakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), atas barang sitaan milik Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.

BACA JUGA:  Polemik Lisensi Pelatih Persamba: Ketua Askab PSSI Mabar Akui Pakai Lisensi C Milik Basri Lohy

Menurutnya, lelang tersebut dilaksanakan pada 21 November 2025 dan dimenangkan oleh Rahmat Mulawan dengan total volume mencapai 180 ton solar.

Jemy mengaku kemudian melakukan transaksi pembelian secara langsung dengan pemenang lelang tersebut.

“Saya membeli dari Bapak Rahmat Mulawan dengan harga Rp8.500 per liter, sesuai kesepakatan. Tidak ada pengambilan BBM subsidi ilegal dari Manggarai Timur,” jelasnya.

Ia merinci, pembelian dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 4 Desember 2025 sebanyak 30 ton dan kembali pada 20 Desember 2025 sebanyak 16 ton. Dengan demikian, total BBM yang dibelinya mencapai 46 ton.

BACA JUGA:  Unika Santu Paulus Ruteng Gelar Seminar dan Orasi Ilmiah untuk 1.304 Wisudawan: Gen Z Diajak Siap Hadapi Era Post-Truth

Jemy juga menegaskan bahwa seluruh proses transaksi dilakukan secara transparan dan dilengkapi dengan dokumen resmi.

“Semua kwitansi dan bukti transfer lengkap, dan sudah saya serahkan kepada penyidik, baik di Polres maupun Polda,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa BBM tersebut merupakan barang sitaan dari Polda Nusa Tenggara Timur yang telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, kemudian dilelang secara resmi melalui KPKNL.

“Setahu saya ini barang sitaan negara dan dilelang secara sah. Itu BBM jenis solar non-subsidi,” tegasnya.

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam
Gempa Susulan Mengguncang Flores NTT, BMKG Catat 235 Kali hingga Pukul 14.00 WIB
Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15 WITA

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:43 WITA

error: Content is protected !!