Diduga Sering Bawa Pulang Bahan Makanan, Tujuh Karyawan Dapur MBG di Larantuka NTT Dipecat

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur MBG (dok.istimewa)

Dapur MBG (dok.istimewa)

Flobamor.com Tujuh karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pohon Bao di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), diberhentikan dari pekerjaannya. Salah satu alasan pemecatan karena diduga para pekerja dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kerap membawa pulang bahan makanan.

Namun, tudingan tersebut dibantah oleh salah satu karyawan yang dipecat, berinisial HR. Ia menegaskan tidak pernah membawa pulang bahan makanan milik dapur MBG. Menurutnya, yang dibawa ke rumah hanyalah sampah organik dan sisa nasi yang biasa dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

BACA JUGA:  Keluarga Korban Desak Polres Mabar Segera Tetapkan N Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan di Labuan Bajo

“Kami selalu membawa sampah organik untuk ternak. Sebelum dibawa, saya selalu meminta izin kepada asisten lapangan,” kata HR kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

HR menjelaskan, para karyawan juga rutin membersihkan area dapur sebelum pulang kerja. Ia mempertanyakan dasar tuduhan yang disampaikan Kepala SPPG Pohon Bao, Anjelina Ruron, karena hingga kini tidak pernah diperlihatkan bukti yang menguatkan tudingan tersebut.

BACA JUGA:  Korban Baru Muncul dalam Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa, Kejati NTT Periksa Sejumlah Saksi

“Saya minta CCTV dibuka untuk membuktikan tuduhan itu, tetapi tidak ada tanggapan. Kalau memang ada bukti, silakan tunjukkan,” ujarnya.

Karyawan lainnya yang turut dipecat berinisial MMT. Menurutnya, pemecatan dilakukan tanpa penjelasan yang jelas dari pihak manajemen dan terkesan mengambil keputusan sepihak.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Tinjau Pembangunan SMA Unggulan Garuda di Kota Soe

“Semua yang disampaikan ibu tidak jelas dan tidak sesuai fakta. Kami minta CCTV dibuka, tetapi tidak mau. Kami jadi bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” kata MMT.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Sebar Konten Provokatif dan Hoaks: 28 Pemilik Akun Medsos Ditangkap Polda Metro Jaya, 10 Jadi Tersangka
Wakil Gubernur NTT dan Wakil Bupati Alor Tanggung Biayai Kuliah Adriano, Mahasiswa yang Berani Sampaikan Aspirasi ke Mentan
Mentan Amran Turun Langsung Ke Alor NTT Usai Dengar Keluhan Harga Beras Tembus Rp30.000 Per Kg
Pecah Tangis Mahasiswa Undip Asal Alor NTT Curhat ke Mentan: Harga Beras di Alor Tembus Rp30.000 Per Kg, Anak-Anak Terpaksa Makan Umbi
Bobol Rumah Kosong, Pencuri Ini Malah Ketiduran Usai Lelah Mencari Barang Berharga
Didukung Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades, Fransiskus Severius Vedi Mantap Maju Kembali di Pilkades Tondong Belang
RSUD Komodo Labuan Bajo Berikan Klarifikasi Resmi Soal Dugaan Penelantaran Pasien 66 Tahun, Simak Penjelasan Lengkapnya
Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:56 WITA

Sebar Konten Provokatif dan Hoaks: 28 Pemilik Akun Medsos Ditangkap Polda Metro Jaya, 10 Jadi Tersangka

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:34 WITA

Wakil Gubernur NTT dan Wakil Bupati Alor Tanggung Biayai Kuliah Adriano, Mahasiswa yang Berani Sampaikan Aspirasi ke Mentan

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Mentan Amran Turun Langsung Ke Alor NTT Usai Dengar Keluhan Harga Beras Tembus Rp30.000 Per Kg

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:13 WITA

Pecah Tangis Mahasiswa Undip Asal Alor NTT Curhat ke Mentan: Harga Beras di Alor Tembus Rp30.000 Per Kg, Anak-Anak Terpaksa Makan Umbi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WITA

Bobol Rumah Kosong, Pencuri Ini Malah Ketiduran Usai Lelah Mencari Barang Berharga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!