Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Distribusi BBM Ilegal di Manggarai Timur

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian dari Unit Jatanras bersama Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Manggarai Timur, berhasil mengamankan 385 liter BBM bersubsidi serta menangkap dua orang terduga pelaku dalam sebuah operasi yang digelar pada Selasa (28/4/2026) sore, sekitar pukul 17.30 WITA. (Dok.istimewa)

Aparat kepolisian dari Unit Jatanras bersama Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Manggarai Timur, berhasil mengamankan 385 liter BBM bersubsidi serta menangkap dua orang terduga pelaku dalam sebuah operasi yang digelar pada Selasa (28/4/2026) sore, sekitar pukul 17.30 WITA. (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Borong Praktik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal kembali terungkap di Manggarai Timur. Aparat kepolisian dari Unit Jatanras bersama Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Manggarai Timur, berhasil mengamankan 385 liter BBM bersubsidi serta menangkap dua orang terduga pelaku dalam sebuah operasi yang digelar pada Selasa (28/4/2026) sore, sekitar pukul 17.30 WITA.

Penindakan itu berlangsung di Kampung Lame, Desa Golo Lobos, Kecamatan Lamba Leda Selatan, setelah polisi menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan terkait pengangkutan BBM dalam jumlah besar.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan puluhan jerigen berisi 280 liter Pertalite dan 105 liter minyak tanah yang diduga diangkut tanpa dokumen resmi.

BACA JUGA:  Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Selain BBM, polisi turut menyita satu unit mobil pickup bernomor polisi EB 8204 PA yang digunakan sebagai sarana pengangkutan dan dua orang terduga pelaku langsung diamankan tanpa perlawanan.

Keduanya berinisial SH (48), seorang petani asal Tangkul, Desa Rende Nao, yang diduga sebagai pemilik BBM, serta LW (37), karyawan swasta yang berdomisili di Kalimantan Timur dan berperan sebagai sopir kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui BBM tersebut dibeli dari SPBU Carep di Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan rencananya akan didistribusikan ke wilayah Tangkul. Namun, pengangkutan tersebut diduga tidak dilengkapi izin maupun dokumen resmi, sehingga diduga kuat mengarah pada praktik distribusi ilegal.

BACA JUGA:  Haji Ramang Ishaka Diduga Gelapkan Uang Rp2 Miliar di Kasus Tanah Bandara Komodo Labua Bajo

Polisi tengah menelusuri apakah aktivitas ini merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar atau hanya dilakukan secara perorangan.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, ketika dikonfirmasi Flobamor.com pada Rabu (29/4) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat luas.

BACA JUGA:  Kepala KSOP Tak Kunjung Ditetapkan Tersangka, LPPDM Siap Gelar Aksi Demo Jilid II di Labuan Bajo

“Distribusi BBM bersubsidi harus tepat sasaran. Setiap bentuk pelanggaran akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penyalahgunaan BBM tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak langsung pada ketersediaan energi bagi masyarakat yang berhak, terutama di wilayah-wilayah yang masih bergantung pada pasokan terbatas.

Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Manggarai Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Tipiter.

Polisi juga tengah mendalami alur distribusi BBM termasuk kemungkinan adanya penimbunan atau keterlibatan pihak lain.

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam
Gempa Susulan Mengguncang Flores NTT, BMKG Catat 235 Kali hingga Pukul 14.00 WIB
Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15 WITA

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:43 WITA

error: Content is protected !!